BMKG Prediksi Gempa Susulan di Banten Terjadi hingga Dua Pekan

Rifat Alhamidi - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 14:34 WIB
Ramai-ramai Warga Pesisir Pandeglang Bersihkan Puing Rumah Imbas Gempa
Foto: Warga pesisir Pandeglang bersihkan puing rumah usai diguncang gempa (Rifat Alhamidi/detikcom).
Pandeglang -

Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,6 terjadi di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Jumat (14/1). BMKG pun memprediksi guncangan susulan akan terus terjadi hingga dua pekan ke depan.

"Kalau melihat trennya, (gempa susulan) paling dalam jangka waktu dua minggu ke depan akan selesai. Paling lama, tiga minggu sudah clear," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Klas I Tangerang Suwardi saat berbincang dengan wartawan di Sumur, Pandeglang, Minggu (16/1/2022).

Suwardi menjelaskan prediksi itu muncul karena faktor wilayah pesisir selatan Pandeglang sering dilanda gempa akibat tekanan lempeng Indo-Australia. Tapi memang, kekuatan guncangan gempa kini sudah mulai menurun setelah berkekuatan M 6,6.

"Di selatan Banten ini produk gempanya ada di wilayahnya ini, dari pergerakan Indo-Australia yang sangat aktif. Jadi sudah sering terjadi gempa tiga koma, empat koma, tapi dari pantauan kami ini sudah menunjukkan adanya penurunan energinya," jelasnya.

Meski begitu, Suwardi menyebut BMKG tak bisa memprediksi secara presisi kapan tepatnya gempa susulan itu akan terjadi lagi. Terpenting saat ini, masyarakat sekitar perlu memahami mitigasi bencana apabila gempa itu terjadi lagi di kemudian hari.

"Kita tidak tahu karena gempa tidak bisa diprediksi terjadi kapan, waktu juga tidak bisa kita prediksi kapan. Bisa kencang, bisa pelan tergantung keseimbangan tekanan lempeng Indo-Australia itu," paparnya.

"Tapi dari hasil pantauan kita, masyarakat di sini sudah terbiasa menghadapi gempa. Di Ujung Kulon itu sudah biasa, makanya tidak terjadi kepanikan. Berarti kan masyarakatnya sudah siap, sudah ter-edukasi secara mitigasi bencananya," pungkasnya.

(mso/bbn)