Keren Pisan! Warga Bandung Bagi-bagi Makanan Gratis Tiap Hari

Yuga Hassani - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 15:51 WIB
Bandung -

Sejumlah warga Kabupaten Bandung melakukan aksi sosial dengan membagikan makan secara gratis kepada siapa pun yang membutuhkan. Salah satu pegiat Warung Makan Gratis, Yudhistira Rizki Fauzi mengatakan bahwa kegiatan tersebut telah dilakukannya sejak empat bulan yang lalu.

"Awal-awal kita hanya membagikan 10 sampai 15 porsi perharinya. Apalagi awal-awal pas lagi sendiri-sendiri, saya hanya membagikan 2 sampai 5 porsi makanan," ujar Yudhistira di Jalan Gading Tutuka 1 No 3, depan kedai Sushi Shaka, Kamis (13/1/2022).

"Kalau untuk sekarang alhamdulillah-nya bisa membagikan 30 sampai 50 porsi per harinya," tambahnya.

Pihaknya menjelaskan bahwa Warung Makan Gratis tersebut awalnya merupakan program rutinan setiap hari Jumat. Kata dia, hal tersebut dilakukan bersama temannya sebanyak tiga orang yang sama-sama pengusaha, mereka adalah Zaeni Abdul Hakim dan Budi Shihabudin.

"Tadinya berawalnya dari setiap hari Jumat, karena kelamaan, kita langsung diobrolin untuk dilakukan setiap hari. Target kita pun kita pertama mencoba satu minggu dulu, bisa nggak nih seminggu dulu. Ternyata saat ini sudah berjalan hingga 4 bulan," jelasnya.

Pihaknya menjelaskan bahwa pendanaan dari Warung Makan Gratis merupakan hasil swadaya bersama.

"Walaupun saat ini sudah ada yang mulai memberikan bantuan, mulai dari makanan, uangnya, dan bahan baku lainnya," ujar Yudhistira yang juga berprofesi sebagai pedagang roti bakar.

Yudhistira menjelaskan bahwa makanan tersebut dibagikan kepada siapapun. Dengan itu, kata dia, semua orang bisa mengambil makanan tersebut secara gratis.

"Target diawal mah, punten yah, bagi fakir miskin. Tapi karena kita bukanya makan gratis, siapa pun boleh makan. Maka siapapun boleh makan, tidak spesifik orang ini, orang ini, ini mah orang kaya, tidak boleh, saya enggak gitu. Kecuali hari Jumat, kita membagikan muter," katanya.

Terkadang, ia tak hanya menjajakan makanan gratis itu di Gading Tutuka, tetapi juga ke sekitar wilayah Taman Kopo Indah (TKI) hingga ke Ciwidey.

"Kalau personil yang ada di sini ada tiga orang, namun kan kita juga membawa istri masing-masing untuk bekerja sama. Setiap istri pun masak di dapurnya masing-masing, jadi apa yang kita masak sekarang, ya itu yang kami bagikan," jelasnya.

Yudhistira berharap bahwa program tersebut bisa berjalan secara terus menerus. "Semoga bisa terus dilakukan setiap hari, bahkan mungkin bisa sampai mari," pungkasnya

(yum/bbn)