Pulang dari Timteng, 2 Warga Bandung Barat Probable COVID-19

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 15:19 WIB
Virus Omicron di Indonesia Belum Terdeteksi, Ini Langkah Pencegahan Pemerintah
Ilustrasi (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Bandung Barat -

Dua warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan baru pulang ke tanah air dari negara Timur Tengah, salah satunya Turki, dinyatakan probable COVID-19. Kepala Dinkes Bandung Barat Eisenhower Sitanggang mengatakan status probable dua pasien berinisial R dan NS lantaran belum bisa dipastikan apakah terpapar varian Omicron atau bukan.

"Tadi kita rapat dan hasilnya itu mereka masih probable. Jadi positif COVID-19, tapi jenisnya belum tahu apa," kata Eisenhower saat dihubungi detikcom, Senin (10/1/2022).

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil resmi uji laboratorium Whole Genome Sequencing (WGS) atau pengurutan genom dari Kemenkes terkait status dua warga Bandung Barat tersebut. "Jadi Whole Genome Sequencing masih belum keluar dari Litbangkes Kemenkes, dan kita masih menunggu itu sehingga kita anggap probable," ujar Eisenhower.

Kedua pasien berjenis kelamin perempuan itu tengah menjalani karantina di Jakarta. Ia menyebut kondisi kesehatan keduanya pun tak bermasalah.

"Mereka langsung karantina setelah sampai dari Turki. Untuk kondisi kesehatannya, nyonya R dan NS ini juga bagus," kata Eisenhower.

Setelah menjalani karantina mandiri dan dinyatakan benar-benar sembuh dari paparan COVID-19, mereka juga masih diharuskan menjalani dua kali tes PCR untuk memastikan statusnya. "Biasanya kalaupun sudah keluar, harus tes PCR dua kali. Jadi masyarakat tidak perlu heboh dan khawatir, karena ketat sekali penanganannya," tutur Eisenhower.

Pihaknya mengimbau warga tetap waspada dan tak perlu panik tentang adanya warga Bandung Barat yang diduga terpapar COVID-19 varian Omicron. "Kami tetap minta masyarakat terapkan 5 M dengan Disiplin. Jangan lengah karena pandemi ini belum berakhir," ucap Eisenhower.

(bbn/bbn)