Seks Sesama Jenis Sumbang Kasus HIV/AIDS Terbanyak di Karawang

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 13:31 WIB
Laboratory Request, Hiv Test, Hiv Positive
Ilustrasi HIV/AIDS (Foto: iStock)
Karawang -

Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Karawang mencatat, sepanjang tahun 2021 terdapat 236 kasus HIV/AIDS. Dari jumlah kasus tersebut hampir setengahnya, yakni 112 datang dari kasus homoseksual atau lelaki seks lelaki (LSL).

"Hampir 47 persen kasus itu ada di komunitas gay. Yang kedua ibu rumah tangga (IRT)," kata Staf KPA Kabupaten Karawang Yana Haryana dalam keterangan yang diterima detikcom, Kamis (6/1/2022).

Pihaknya mencatat, dari tahun 1992 hingga 2021, terdapat 1.887 pengidap HIV/AIDS atau ODHA di Karawang dan sumber kasus paparan setiap tahunnya pun fluktuatif.

"Seperti dari jarum suntik atau pengguna narkoba saat ini tidak ditemukan di Karawang, kemarin dari keluarga sempat meningkat. Saat ini dari gay meningkat," katanya.

Yana mengatakan, rata-rata ODHA baru mengetahui dirinya terinfeksi HIV/AIDS setelah mengalami sakit yang cukup parah.

"Biasanya para pengidap HIV/AIDS baru mengetahui dirinya itu terkena saat sakit parah, lalu memeriksakan diri ke rumah sakit. Dan nanti akan diberikan Antiretroviral atau ARV yang akan menjadi imun seumur hidupnya," katanya.

ARV, kata Yana, harus diminum setiap hari, dan bisa didapatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang dan sejumlah puskesmas. "Jadi gratis dan tersedia di Puskesmas Cikampek, Cilamaya, Ciampel, Rengasdengklok, Kutawaluya, Pedes, Lemahabang dan RSUD Karawang," katanya.

"Biasanya mereka mendapatkan untuk satu bulan. Jadi ada yang minum satu hari satu, tetapi ada juga satu hari dua kali. Tergantung resep dokternya," imbuh Yana.

Meskipun, ia mengakui ada juga ODHA yang malas untuk mengonsumsi ARV karena merasa jenuh. "Tetapi yang menjadi kendala saat ini adalah semangat para ODHA untuk meminum obat tersebut. Terkadang rasa jenuh yang mereka rasakan, jadi kami berharap untuk tetap semangat demi keberlangsungan hidup dan masa depan mereka," pungkasnya.

(yum/bbn)