Tarif Layanan Puskesmas di Cirebon Naik, KIS-BPJS Tetap Gratis

Sudirman Wamad - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 17:48 WIB
Tarif pelayanan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat naik pada awal tahun ini. Sebelumnya, tarif pelayanan puskesmas Rp 4 ribu, kini menjadi Rp 10 ribu.
Foto : Puskesmas di Cirebon (Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon -

Tarif pelayanan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat naik pada awal tahun ini. Sebelumnya, tarif pelayanan puskesmas Rp 4 ribu, kini menjadi Rp 10 ribu.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon Edi Susanto mengatakan tarif pelayanan puskesmas berlaku bagi masyarakat yang tak memiliki KIS atau BPJS. Bagi peserta BPJS tetap gratis.

"Ini pun ketika berkunjung ke puskesmas saja," kata Edi, Rabu (5/1/2022).

Edi menjelaskan kenaikan tarif pelayanan puskesmas telah diputuskan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 157/2021. Kenaikan tarif berlaku sejak Senin (3/1) kemarin.

"Kenaikan Rp 10 ribu wajar, karena sesuai dengan ability to pay (ATP) atau kemampuan seseorang untuk membayar jasa pelayanan yang diterimanya berdasarkan penghasilan yang dianggap ideal dan willingness to pay (WTP)," kata Edi.

Edi mengatakan hasil kajian soal kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar, termasuk pelayanan kesehatan, mendapati nominal Rp 36 ribu. Pihaknya memberikan subsidi untuk pelayanan kesehatan. Sehingga, diputuskan menjadi Rp 10 ribu.

Sementara itu, Hasan Hidayat (31) warga Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Cirebon, mengaku tak masalah dengan adanya kenaikan tarif puskesmas. Namun, ia berharap kenaikan tarif tersebut itu diimbangi dengan peningkatan pelayanan.

"Enggak apa-apa naik, asal pelayanan ditingkatkan. Persediaan obat juga harus lengkap," kata Hasan.

(yum/yum)