Momen Tahun Baru, Polisi Larang Warga Berhenti di Flyover Bandung!

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 16:38 WIB
Flyover Pasupati Bandung
Flyover Pasupati Bandung (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Polisi melarang warga untuk berhenti di beberapa flyover di Bandung saat malam momen pergantian tahun baru. Polisi akan berpatroli ke setiap flyover di Bandung.

"Kepada masyarakat Kota Bandung pada tahun baru diharapkan kita di rumah saja dalam merayakannya dan diharapkan juga tidak ada yang berhenti di flyover baik itu Surapati, Jalan Jakarta atau (flyover) pelangi dan Kiaracondong," ucap Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiyono di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (31/12/2021).

Dia menuturkan dalam pengamanan malam tahun baru ini, 2.000 lebih personel Polrestabes Bandung dibantu Polda Jabar yang akan disiagakan. Menurut Asep, personel akan ditempatkan di sejumlah titik termasuk patroli ke setiap flyover yang ada di Bandung.

"Untuk patroli itu ada dari Samapta Polda, Polrestabes, ataupun dari Polsek, itu akan patroli di sepanjang flyover. Di flyover juga ada di pengamanan, di patroli di jalur masuk dan jalur turun," tutur dia.

Polisi akan meminta masyarakat untuk tak berhenti apabila kedapatan ada yang berhenti di jalur flyover. "Kita akan imbau untuk tidak berhenti di flyover tersebut," katanya.

Sementara itu untuk arus lalu lintas, Asep menegaskan tidak ada penutupan arus lalu lintas di Kota Bandung. Akan tetapi, polisi akan memberlakukan pengalihan arus apabila terjadi kepadatan.

"Untuk ruas jalan, sesuai dengan perintah dari bapak Kapolda Jabar bahwa tidak ada penutupan jalur yang masuk ke wilayah Kota Bandung. Namun apabila terjadi kepadatan, kita melakukan buka tutup, atau pengalihan arus sehingga tidak menumpuk dalam satu ruas jalan atau jalur yang nanti akan dilewati masyarakat Kota Bandung," tuturnya.

"Jadi tidak ada sama sekali penutupan, hanya penutupan sementara atau pengalihan arus sehingga tidak terjadi kepadatan di ruas jalan di ruas jalan yang dilintasi masyarakat," kata Asep menambahkan.

(dir/bbn)