Polisi Urai Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 14:35 WIB
Sketsa Wajah Pembunuh Ibu-Anak di Subang
Sketsa wajah pelaku pembunuhan ibu-anak di Subang. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung -

Hampir setengah tahun kasus pembunuhan ibu-anak di Subang belum terungkap. Apa kesulitan polisi mengungkap peristiwa sadis itu?

"Kenapa kasus ini tingkat kesulitannya sangat tinggi, karena sampai saat ini penyidik belum dapat memastikan dua alat bukti," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Yani Sudarto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (31/12/2021).

Sekadar diketahui, warga digegerkan dengan temuan mayat ibu dan anak bersimbah darah dalam bagasi mobil yang parkir di halaman rumahnya, Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8). Polisi memastikan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Identitas keduanya yaitu Tuti (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu alias Amel (23).

Beragam upaya polisi dilakukan untuk mengungkap kasus ini. Bahkan Bareskrim Mabes Polri pun dilibatkan.

Yani menuturkan ada beberapa langkah polisi untuk mengungkap kasus tersebut. Mulai dari autopsi hingga pemeriksaan 69 saksi.

"Mulai dari olah TKP kita sudah mengambil langkah-langkah penyidikan antara lain olah TKP 5 kali, autopsi 2 kali, pemeriksaan saksi 69 yang sudah diperiksa," kata dia.

Polisi juga sudah memeriksa ahli yang berkaitan dengan kasus ini. Termasuk ahli IT untuk menganalisa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Kemudian analisa IT termasuk analisa terhadap CCTV yang kurang lebih ada 40-50 titik sepanjang 50 km," tutur dia.

Siapa pembunuh ibu-anak tersebut belum terang benderang. Sang pembunuh masih berkeliaran bebas hingga pengujung 2021.

Polisi telah merilis sketsa wajah terduga pelaku. Kapolda Jabar Irjen Suntana berkomitmen awal tahun 2022 kasus ini sudah terungkap.

Simak Video 'Tangis Keluarga Korban Pembunuhan Ibu-Anak Subang Minta Kasus Terungkap':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/bbn)