Kajati Jabar: Herry Wirawan Bekukan Otak Santriwati-Istri

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 16:51 WIB
Kajati Jabar Asep N Mulyana
Foto: Kajati Jabar Asep N Mulyana (Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung -

Fakta baru terkait kasus pemerkosaan 13 santriwati oleh Herry Wirawan kembali terungkap. Herry disebut membekukan otak santriwati hingga istrinya selama melakukan perbuatan biadabnya itu.

"Perbuatan terdakwa ini masuk ke dalam kategori ancaman psikis. Jadi membekukan otak korban, sehingga kesan sukarela itu kemudian mau melakukan apa yang diminta oleh terdakwa," ucap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat Asep N Mulyana usai persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (30/12/2021).

Menurut Asep, adanya bentuk pembekuan otak itu terungkap saat jaksa meminta keterangan ahli dalam sidang lanjutan ini. Menurut Asep, dengan adanya hal tersebut, membuat istri hingga korban tak berdaya.

"Jadii kalau teman-teman menganggap mengapa terungkap sekarang, mengapa istrinya tidak mau melapor, ini jadi seperti itu," tuturnya.

"Jadi dalam istilah psikolog itu ada istilah dirusak fungsi otaknya, bukan dirusak kondisi otaknya tapi dirusak fungsi otaknya. Sehingga orang tidak bisa membedakan mana itu salah mana itu benar, boro-boro melapor, boro-boro menyampaikan, istrinya pun seperti tidak berdaya," kata Asep menambahkan.

Asep menambahkan cuci otak yang dilakukan sendiri berdasarkan teori psikologi itu bisa beraneka ragam. Mulai dari memberi iming-iming hingga upaya lainnya.

"Jadi cuci otaknya dalam teori psikologi itu banyak, misalnya dia memberi iming-iming, memberi kesenangan, memberikan fasilitas yang dia tidak dapatkan sebelumnya, jadi diberikan itu. Sehingga dengan pelan-pelan si pelaku itu mempengaruhi korban, 'saya kan sudah belikan kamu ini, saya kan memberi pekerjaan gratis, tolong dong kemudian kamu juga memahami kebutuhan saya dan keinginan saya' dan seterusnya," kata Asep.

Seperti diketahui, Herry disidangkan atas kasus pemerkosaan terhadap 13 santriwati di Bandung. Bahkan beberapa orang santriwati hamil dan melahirkan anak.

Simak video 'Sederet Fakta Mengejutkan Guru Perkosa 12 Santriwati di Bandung':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mso)