Polisi Ungkap Motif Dukun Palsu Habisi 2 Pria Garut

Hakim Ghani - detikNews
Jumat, 24 Des 2021 16:04 WIB
Dukun Garut ditangkap usai 2 kliennya meninggal dunia saat mengikuti ritual.
Foto: Dukun palsu di Garut ditangkap usai 2 kliennya tewas (Hakim Ghani/detikcom).
Garut -

Polres Garut mengungkap kasus ritual gaib di pantai selatan yang tewaskan dua warga Garut. Ternyata, kejadian tersebut merupakan pembunuhan berencana.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan tersangka YS alias Abah (51) memimpin ritual gaib penarikan harta-benda gaib yang berlangsung di kawasan Pantai Santolo, Rabu (15/12) malam.

Saat itu, pelaku meminta korban yakni Ajat, Dede dan Nurdin untuk memakan 1,5 kilogram daging domba kukus sebagai syarat.

"Hasil penyelidikan, daging kambing itu sudah dicampur dengan racun tikus. Akhirnya ketiganya bereaksi dan akhirnya mengakibatkan korban dua meninggal dunia dan satu kritis," ujar Wirdhanto, Jumat (24/12/2021).

Kepada penyidik, Abah mengaku sengaja memberi racun tikus dalam daging domba tersebut. Sejak awal, Abah sudah berniat untuk membunuh ketiga korban.

Wirdhanto mengatakan hal tersebut terjadi lantaran tersangka dendam kepada korban. Sebab, para korban dikabarkan sempat memaki-maki anak Abah dan meyakini praktik perdukunan yang dilakukannya bohong.

"Karena desakan itu, akhirnya tersangka YS ini merencanakan untuk menghabisi ketiga korban ini," katanya.

Dua di antara korban, yakni Ajat dan Nurdin tewas tak lama usai menyantap daging domba bercampur racun tikus itu. Sedangkan Dede saat ini dalam keadaan kritis dan masih dirawat.

Abah diketahui sempat melarikan diri usai kejadian tersebut. Dia akhirnya bisa diringkus personel Sat Reskrim Polres Garut seminggu kemudian.

"YS alias Abah ini kita tangkap di daerah Wonosobo, Jawa Tengah. Kami tangkap sekitar hari Rabu tanggal 22 Desember kemarin," tutup Wirdhanto.

Pihak kepolisian memastikan praktik perdukunan yang dilakukan Abah bohong belaka. Dia menipu korbannya dengan dalih bisa menghadirkan uang gaib.

(mso/mso)