ADVERTISEMENT

Trik Licik Tempat Karaoke di Sumedang Demi Hindari Razia Petugas

Nur Azis - detikNews
Sabtu, 18 Des 2021 08:30 WIB
Razia tempat karaoke di Sumedang
Foto: Razia tempat karaoke di Sumedang (Nur Azis/detikcom).
Sumedang -

Sebuah tempat karaoke di Jalan Raya Cimuja, Kabupaten Sumedang berusaha mengelabui aparat saat dilakukan razia oleh Satres Narkoba Polres Sumedang, Jumat (17/12/2021) malam. Tempat karaoke itu memadamkan seluruh lampu depan sementara di dalam ramai aktivitas.

Dari pantauan di lapangan, razia sendiri dimulai pukul 22.00 WIB hingga 00.00 WIB. Polisi menyisir tempat karaoke yang berada di Jalan Prabu Geusan Ulun, Jalan Pangeran Sugih dan Jalan Raya Cimuja.

Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu, sebagai upaya antisipasi dan sosialisasi dari penyebaran COVID-19 omicron yang telah masuk ke Indonesia.

Tempat pertama yang didatangi polisi, yakni tempat karaoke yang berada di Jalan Prabu Geusan Ulun. Polisi yang tiba di lokasi langsung menuju ke ruang karaoke dan memeriksa setiap sudut tempat berikut para pengunjungnya.

Para pengunjung yang tampak sedang asik bernyanyi sambil berjoged pun kaget lantaran tidak mengetahui adanya razia. Banyak dari mereka pun tidak mengindahkan protokol kesehatan (prokes) dengan tidak memakai masker.

Satu persatu, para pengunjung diperiksa untuk kemudian dilakukan tes urine. Selain itu, polisi juga memberikan arahan dan imbauan agar selalu menjaga prokes.

Saat tiba dan akan memeriksa tempat kedua atau sebuah tempat karaoke yang berada di Jalan Raya Cimuja, polisi mulanya ragu lantaran lampu di bagian depan semuanya padam seperti tidak ada aktivitas. Namun saat melewati pintu belakang, dentuman musik mulai samar terdengar.

Benar saja, petugas mendapati tempat karaoke itu tampak ramai dikunjungi tamu. Dari tempat ini, petugas berhasil menyita enam botol minuman keras dari salah satu ruang karaoke yang sedang di tempati enam orang muda mudi.

Petugas menyisir setiap ruangan serta memeriksa setiap pengunjung dan karyawannya. Mereka pun dilakukan tes urine.

Sama seperti lokasi pertama dan kedua, di lokasi ketiga, pengunjung dan karyawan tidak luput dari pemeriksaan polisi berikut dilakukan tes urine dan imbauan untuk selalu menjaga prokes.

Kasatnarkoba Polres Sumedang Iptu Bagus Panuntun mengatakan, razia yang dilaksanakan di tiga tempat karaoke sebagai bagian cipta kondisi jelang Nataru. Selain itu, sebagai upaya antisipasi serta sosialisasi dari penyebaran omicron yang telah masuk ke Indonesia.

"Jadi kami akan rutin melakukan razia sampai natal dan tahun baru, hal ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas saat natal dan tahun baru," ungkap Bagus kepada detikcom seusai pelaksanaan razia, Sabtu (18/12/2021).

Bagus menyebutkan dari tiga tempat yang dirazia, petugas tidak mendapati ada pengunjung atau karyawan yang membawa dan mengkonsumsi narkoba ataupun obat terlarang.

"Kami sudah melaksanakan razia, pemeriksaan dan tes urine dari tiga lokasi dengan hasil nihil, namun kami tetap akan mencegah dari peredaran obat-obat terlarang maupun narkoba," terangnya.

Terkait 6 botol miras yang diamankan, polisi akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui darimana barang itu didapatkan. "Kami akan memeriksa darimana mendapatkan miras itu dan kami akan melaksanakan tipiring," ujarnya

Bagus menegaskan, polisi juga akan memanggil dan menindak para pengusaha nakal yang mencoba mengelabui petugas lantaran diduga tidak memiliki izin operasional.

"Jadi mereka menggelapkan lokasi karaoke ketika sudah larut malam padahal karaoke ini masih buka, semestinya harus tutup saat sudah jam 10 malam, kami akan tindak dan panggil pemiliknya," pungkasnya.

(mso/mso)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT