ADVERTISEMENT

Detik-detik Terakhir Wakil Wali Kota Bandung Dengan Mendiang Oded M Danial

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sabtu, 11 Des 2021 21:16 WIB
Oded M Danial dan Yana, Pilwalkot Bandung
Kebersamaan Oded M Danial dan Yana Mulyana saat Pilwalkot 2018 lalu/Foto: Tri Ispranoto
Bandung -

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana kehilangan sosok Oded M Danial. Bahkan beberapa saat sebelum Oded mengembuskan nafas terakhir, Yana masih sempat berkomunikasi.

Yana memang tak bersama Oded saat Wali Kota Bandung itu wafat pada Jumat (10/12) kemarin di Masjid Mujahidin Bandung sekitar pukul 11.00 WIB lebih. Yana kebetulan sedang berada di Bali untuk menghadiri kegiatan.

"Kan saya Jum'at itu tugas ke Bali, begitu saya mendarat jam 11.00 WITa ada miscall, saya telepon balik, saya telepon ke beliau," ujar Yana usai doa bersama di Pendopo, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Sabtu (11/12/2021).

Telepon balik dari Yana itu masih sempat direspons oleh Oded. Bahkan keduanya juga berbincang hangat lewat sambungan telepon itu."Ada beberapa pesan, ya ada hal lah di internal kami yang harus diselesaikan. Tapi masih bercanda lah pokoknya mah, karena saya baru mendarat. (Dia bilang) 'yaudah lah sok mau pulang kapan', 'Insya Allah Minggu' saya bilang," tuturnya.

"Pokoknya mah hereuy seperti biasa, nggak ada tanda-tanda beliau lelah, beliau apa gitu, nggak ada apapun sama sekali," kata Yana menambahkan.

Setelah telepon tertutup, Yana tiba-tiba mendapat kabar mengejutkan sekitar pukul 12.00 WITa lebih. Yana lantas meminta ajudannya untuk menelepon Kadinkes Bandung.
Bukan tanpa sebab. Yana mengatakan Oded memiliki riwayat stroke ringan sehingga perlu penanganan yang ekstra.

"Karena kalau stroke ringan sepengetahuan saya harus dalam 2 jam itu harus disuntik untuk encerkan darah, maka tolong tangani segera bisi betul stroke ringan," kata Yana.

Yana mendapatkan informasi bila Oded sudah dibawa ke RS Muhammadiyah. Awalnya, Yana mengira Oded sudah tertangani. "Nggak beberapa lama, saya dapat kabar beliau meninggal, udah nggak ada, saya jauh gitu ya," ujarnya.

Tak pikir panjang, Yana lantas mencari tiket untuk kembali ke Bandung. Kebetulan, posisi Yana saat mendapatkan kabar itu masih di sekitaran bandara. "Alhamdulillah saya dapat (tiket pesawat) sehingga saya Alhamdulillah hadir di pemakaman beliau, di Tasikmalaya, menghadap beliau," katanya.

Yana mengaku merasa kehilangan sosok panutannya. Bahkan selama bersama-sama, Yana kerap rutin mengaji dengan Oded. "Saya rutin ngaji dengan beliau, kultumnya lama, nasehat dakwahnya melekat lah, banyak ajaran yang tersampaikan kepada kita, dan saya melihat orangnya baik dan tabayun, selalu kroscek, jadi itu kunci. Kuncinya komunikasi, dia bilang kalau masalah timbul karena kurang komunikasi, sehingga dia ajarkan saya untuk tabayyun," katanya.

(dir/ern)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT