Jaksa Kaji Hukuman Kebiri untuk Guru Pemerkosa 12 Santriwati

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 10:13 WIB
Poster
Ilustrasi kasus kejahatan seksual (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Bandung -

Jaksa mengkaji tuntutan hukuman kebiri selain penjara untuk terdakwa HW (36), pimpinan pesantren di Bandung yang memperkosa 12 santriwati. Ulah HW mengakibatkan santri hamil dan melahirkan sembilan bayi.

"Kita kaji dari hasil persidangan dan sebagainya. Karena hukuman ini pemberatan, sehingga kami kaji lebih lanjut," ujar Plt Aspidum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat Riyono saat dihubungi, Kamis (9/12/2021).

Sejauh ini, HW didakwa dakwaan primer Pasal 81 ayat (1) ayat (3) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Sedangkan dakwaan subsider Pasal 81 ayat (2), ayat (3) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Menurut Riyono, ancaman hukuman dalam dakwaan yang diterapkan mulai dari 15 tahun hingga 20 tahun penjara. "Ancaman pidananya 15 tahun. Tapi di sini ada pemberatan. Di sini dia sebagai guru sehingga hukuman ancamannya jadi 20 tahun," tutur Riyono.

Simak Video 'Kasus Guru Perkosa Santriwati di Bandung, Total 9 Bayi Lahir Akibat Ulahnya':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/bbn)