Ketua Kadin Jabar dan Kabupaten Sukabumi Dilaporkan ke Polisi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 16:53 WIB
Gedung Satreskrim Polres Sukabumi
Gedung Satreskrim Polres Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi -

Ketua Kadin Kabupaten Sukabumi Eman Sulaeman dan Ketua Kadin Jawa Barat Cucu Sutara dilaporkan ke polisi. Keduanya dilaporkan dengan tudingan melakukan pencemaran nama baik atau penghinaan.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. "Masih penyelidikan. Nanti kita cek dulu ya, yang pasti memang soal Kadin," kata Rizka singkat kepada detikcom, Rabu (8/12/2021).

Persoalan tersebut bermula saat pelantikan Ketua Kadin Kabupaten Sukabumi Eman Sulaeman akhir November 2021. Dualisme kepengurusan terjadi di tubuh Kadin.

Kubu Kadin Indonesia Kabupaten Sukabumi yang diketuai Tresna Wijaya tak terima dengan suara tudingan yang menyatakan pihaknya ilegal. "Jadi yang kami laporkan dengan Pasal 310 KUHP adalah substansi ucapan bahwa Kadin yang diketuai oleh saudara Tresna Wijaya ilegal. Karena pada saat kita sikapi statement yang bersangkutan (terlapor), di situ dipertanyakan bahwa Kadin yang dipimpin oleh Tresna Wijaya itu seperti apa," kata M Rafi Nasution, kuasa hukum Tresna Wijaya selaku pihak pelapor dari Kadin Kabupaten Sukabumi.

Rafi menyesalkan soal pernyataan yang disampaikan terlapor yaitu Cucu dan Eman. "Padahal kami itu mempunyai ketua DPP yang berbeda dengan ketua DPP-nya mereka. Mereka Kadin saja, sedangkan kami itu Kadin Indonesia. Jadi pada intinya kami tidak terima dinyatakan oleh dia itu Kadin ilegal," tuturnya.

"Yang dilaporkan, yang bicara itu Cucu Sutara dan Eman Sulaeman Kadin Kabupaten. Sepertinya Eman Sulaeman mengutip ucapan Cucu Sutara. Kami berharap kepolisian tegakan kebenaran, keadilan harus ditegakkan. Kami sebagai bagian divisi hukum Kadin Indonesia akan pantau terus sampai perkara diputuskan majelis hakim," ujar Rafi menjelaskan.

Tanggapan Kadin

Saat dimintai tanggapan soal pelaporan tersebut, A A Brata Soedirdja, pengurus Kadin Kabupaten Sukabumi sekaligus kuasa hukum Kadin mengatakan, pihaknya tidak mempersoalkan dan mempersalahkan pelaporan yang diarahkan kepada pihaknya. "Soal laporan tidak masalah, silahkan saja. Kami Kadin Kabupaten Sukabumi tidak ada beban, sangat enjoy dan tidak khawatir. Kalaupun nanti ada panggilan, tentu pastinya akan dihadapi oleh Kadin Jabar dalam hal ini oleh pak Cucu, maupun haji Eman. Kita optimistis tidak ada yang salah dalam statement dan komentar itu," ujar Brata.

Brata memastikan apa yang diungkap oleh ketua Kadin Jabar soal legalitas Kadin lain tidak ada masalah. "Kalau ada Kadin dua, Kadin tiga kan ilega. Apa yang disampaikan Pak Cucu tidak salah tuh. Karena berdasarkan produk hukum, ada tiga ada putusan MK, nomer berapa itu, ada Undang-Undang juga. Saya lupa nomornya, dan ada Keppresnya," tutur Brata.

(sya/bbn)