Round-up

Ricuh Gegara Sepak Bola Tarkam di Sukabumi Berujung Motor-Mobil Dirusak

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 06 Des 2021 11:37 WIB
Bentrokan antar kampung di Sukabumi.
Ricuh gegara sepak bola tarkam di Sukabumi (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Kericuhan pasca pertandingan bola antar kampung di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi berujung perusakan motor dan mobil milik warga. Meski sempat terjadi aksi penyerangan, aparat kepolisian bertindak cepat meredam situasi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pertandingan bola antar Kampung Legoknyenang dan Kampung Pasir Badak itu berakhir dengan kekalahan Kampung Legoknyenang dengan skor 3-1 (sebelumnya ditulis 2-1) berujung aksi baku hantam di tengah lapangan bola.

Kampung Cibolang Awinenggang yang awalnya justru mendukung Kampung Legoknyenang tiba-tiba malah menyerang kampung yang didukungnya.

"Awalnya pertandingan berlangsung seperti biasa tidak ada masalah sampai selesai Kampung Pasir Badak menang. Sekitar pukul 17.30 WIB sesaat pertandingan berakhir, tiba-tiba suporter salah satu kampung mulai mengacau," kata D (50), warga yang menyaksikan pertandingan tersebut kepada detikcom, Minggu (5/12).

D menyebut suporter itu langsung merangsek ke tengah Lapang Mangkalaya. Akibatnya beberapa pemain kocar-kacir melihat kedatangan suporter.

"Itu dari suporter yang kalah, mereka langsung ke tengah lapang dan memukuli pemain dan penonton. Setelah itu saya langsung menghindari dari lokasi," ucap D.

Sementara itu S (26), warga lainnya mengatakan pertikaian itu awalnya dipicu antar pemain. Entah bagaimana suporter yang awalnya berada di pinggir lapangan terpantik dan merangsek ke tengah lapangan.

"Entah darimana justru yang awalnya ribut itu dari Kampung Cibolang, entah memang sengaja dibawa tim yang kalah atau bagaimana," ungkap S.

Pantauan detikcom di lokasi, hingga saat ini sejumlah personel kepolisian masih melalukan penjagaan di perkampungan warga.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya saat ini situasi di lokasi sudah kondusif. "Alhamdulillah kondusif," ujarnya.

Suasana mencekam sempat terjadi pasca keributan diduga akibat pertandingan sepak bola antar kampung di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Massa sempat merusak motor dan mobil yang ada di lokasi.

Warga mengatakan terjadi penyerangan oleh sekelompok orang menunggangi motor tidak lama setelah bentrok di Lapang Mangkalaya, lokasi pertandingan final antara Kampung Pasir Badak dan Legoknyenang.

"Penyerangan sepulang dari lapang, mereka nyusul ada sekitar kurang lebih 5 motor lebih, saya ketahui mereka warga Kampung Cibolang. Saya lihat bawa besi dan batu, yang rusak motor pakai batu, selain motor ada konter telepon seluler diacak-acak," kata KD warga setempat kepada detikcom, Minggu (5/12/2021).

Simak juga 'Ricuh Eksekusi 3 Ruko di Kendari, Alat Berat Sampai Diturunkan!':

[Gambas:Video 20detik]