NasDem Jabar Dorong Ridwan Kamil Segera Tentukan Identitas Politiknya

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 16:35 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri Halal bi Halal bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jabar dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jabar via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (21/5/2021).
Foto: Gubernur Jabar Ridwam Kamil (Humas Pemprov Jabar).
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diminta tegas dalam mengungkapkan identitas politiknya menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hal itu dikatakan Anggota Dewan Pakar DPW NasDEM Jabar Muhammad Farhan.

Bahkan Farhan mengharapkan Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- untuk tak sungkan-sungkan mendaftarkan diri menjadi kader Partai NasDem. Langkah itu untuk mempertegas sikap politik dari Kang Emil. Seperti diketahui, Kang Emil maju ke gelanggang Pilgub 2018 lalu sebagai cagub non partai.

"Saya pribadi sangat mendorong RK (Kang Emil) masuk partai. Karena, partai menegaskan identitas politiknya dan RK bisa menjadi sumber inspirasi pengembangan partai modern," kata Farhan dalam keterangan persnya, Jumat (3/12/2021).

Ia menilai Kang Emil memiliki latar elektoral baik yang bisa jadi modal untuk menuju gelanggang Pilpres 2024. Ia mengharapkan agar Kang Emil bisa menjadi contoh membangun etika politik yang bagus dan secara intensif membangun komunikasi politik yang hangat dengan berbagai elemen.

"Maka RK yang sudah punya modal di Jawa Barat harus berani maju, dengan tegas nyatakan niat untuk memimpin bangsa," katanya.

"Tentu tidak mudah, karena ada sosok-sosok lain yang juga sama-sama penuh harapan seperti GP (Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah), SU (Sandiaga Uno Menparekraf) dan AB (Anies Baswedan Gubernur Jakarta)," ucap Farhan menambahkan.

Farhan mengatakan, basis nasionalis dan religius harus digabungkan dan bukan dipisahkan. "Tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Hal terpenting adalah dukungan konstituen NasDem di Jawa Barat kepada RK masih kuat, maka RK hanya perlu menegaskan sikap," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kang Emil baru akan mengumumkan masuk partai pada 2022 mendatang. "Belum saya putuskan. Jangan ditagih sekarang, istikhorohnya belum. Apapun nanti takdir tuhan, mencipta karya itu akan menyertai hidup saya," ujar Kang Emil.

(yum/mso)