Pemkab Garut Segera Salurkan Bantuan Uang Tunai ke Korban Banjir Bandang

Hakim Ghani - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 14:57 WIB
Banjir bandang terjang banyuresmi Garut
Foto: Banjir bandang Garut (Hakim Ghani/detikcom).
Garut -

Pemkab Garut segera mencairkan bantuan bagi warga terdampak banjir bandang di Sukawening dan Karangtengah. Bantuan tersebut akan segera dislurkan kepada warga terdampak.

"Bantuan berupa uang cash. Kami sudah menerima instruksi dari bapak bupati. Mudah-mudahan sudah bisa cair," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Nurdin Yanakepada wartawan, Kamis (2/12/2021).

Nurdin menjelaskan bantuan akan diberikan secara tunai. Mereka yang rumahnya kebanjiran diketahui akan mendapat jatah bantuan senilai Rp 1 juta.

Sedangkan bagi rumah yang mengalami kerusakan berat, jumlah bantuannya maksimal hingga Rp 50 juta tergantung kerusakan. "Kalau untuk yang rusak kita usulkan Rp 50 juta. Itu akan masuk di BTT," katanya.

Pihaknya sedang melakukan pendataan penerima, khususnya di kawasan Karangtengah. "Material longsor sudah dibersihkan. Kita kini fokus ke pemberian bantuan kepada korban terdampak," ungkap Nurdin.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang menerjang Kecamatan Sukawening dan Karangtengah pada Sabtu (27/11) lalu. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan itu sejak siang.

Banjir disebabkan karena luapan Sungai Ciloa. Di Karangtengah, Desa Cintamanik, Desa Cinta dan Desa Caringin yang tergenang banjir. Sedangkan di Sukawening, banjir menerjang Desa Sukawening, Sukamukti, Mekarwangi dan Sukawangi.

Ada 307 rumah warga yang terdampak di desa-desa itu akibat banjir bandang tersebut. 4 di antaranya mengalami kerusakan yang paling parah.

Pemda Garut kemudian mendirikan lumbung sosial di lokasi bencana banjir bandang. Hal itu sesuai instruksi Menteri Sosial Tri Rismaharini yang mengunjungi lokasi beberapa waktu lalu.

Bantuan keperluan bagi korban banjir bandang akan dipasok dari Kemensos dan Pemda Garut.

(mso/mso)