Pengusutan Kasus Bentrok Ormas di Karawang Ditarik ke Polda Jabar

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 13:37 WIB
Bentrokan antar ormas di Karawang pecah
Foto: Bentrok ormas di Karawang beberapa waktu lalu (Yuda Febrian Silitonga/detikcom).
Karawang -

Pengusutan kasus bentrok maut ormas di Karawang kini ditangani Polda Jawa Barat. Telah ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Saat ini kasus tersebut ditangani Polda Jabar," kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, Selasa (30/11/2021).

Dia menyatakan akan menjalankan semua instruksi dari Polda Jabar. "Perkara ini pun sudah dilimpahkan ke Polda Jawa Barat. Saat ini, Polres Karawang hanya menjalankan intruksi dari Polda," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, kepolisian Karawang menetapkan lima orang menjadi tersangka bentrokan ormas di Karawang yang menewaskan seorang pria. Mereka merupakan pelaku penganiayaan.

"Tadi malam kami berhasil mengamankan diduga 7 pelaku di mana 5 sudah kami tetapkan sebagai tersangka, dan 2 lagi masih pendalaman. Dari 5 tersangka ini, dua pelaku merupakan pelaku utama yang menganiaya menggunakan celurit serta memukul dengan kayu. Kemudian kepada para pelaku kami kenakan Pasal 170 ayat 2 KUHAP," kata Aldi dalam konferensi pers di Mapolres Karawang, Kamis (25/11/2021) lalu.

Ia menuturkan bentrokan tersebut terjadi di depan Hotel Resinda, Jalan Interchange Karawang Barat. Ada 4 anggota ormas GMBI menjadi korban.

"Ada 4 korban, bermula ketika korban masuk ke Karawang dengan menggunakan mobil Brio berlogo ormas GMBI kemudian awalnya para korban ini ingin mencari makan. Karena korban ini orang Rembang Jawa Tengah, dan tidak mengetahui wilayah Karawang, mereka menyasar ke arah kota kemudian bertemu atau berpapasan dengan rombongan ormas GMPI dan NKRI. Di situlah di depan Hotel Resinda terjadi penganiayaan yang mengakibatkan mobil rusak serta 4 orang luka-luka," ucapnya.

Akibatnya, kata Aldi, salah satu anggota GMBI yang menjadi korban meninggal dunia di RS Mandaya. "Setelah kejadian kami menolong korban membawa ke RS Mandaya. Lalu, sore hari korban inisial A meninggal dunia dan tadi pagi jenazahnya sudah dibawa ke kediamannya," ujarnya.

(mso/mso)