Polisi Periksa Terlapor Kasus Dugaan Pemukulan Santri Pandeglang

Rifat Alhamidi - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 12:32 WIB
Poster
Ilustrasi kasus penganiyaan (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Pandeglang -

Polisi menyelidiki kasus dugaan pemukulan seorang santri di salah satu pondok pesantren di Pandeglang, Banten. Polisi hari ini akan memeriksa pelapor hingga terlapor atas kasus yang membuat RAR (13) itu mengalami luka lebam di bagian matanya.

"Ya, hari ini kami agendakan pemeriksaan untuk pelapor sama terlapornya," kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Fajar Mauludi saat ditemui detikcom di Pandeglang, Banten, Senin (29/11/2021).

Kedua belah pihak rencananya mengikuti serangkaian pemeriksaan di ruang Unit PPA Polres Pandeglang. Fajar memastikan penyelidik sudah mengantongi hasil visum atas kasus tersebut.

"Hasil visumnya sudah ada dan sedang didalami. Jadi kami perlu meminta keterangan dulu dari pihak-pihak terkait ini untuk kelengkapan penyelidikan. Nanti kalau sudah ada informasi lanjut, saya kabarin lagi ya," ucap Fajar.

RAR (13), santri kelas dua tingkat SMP di salah satu pondok pesantren di Pandeglang, Banten, mengalami luka lebam di bagian matanya. Ia diduga dianiaya kakak tingkatnya.

Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan mengalami 17 luka lebam dari mulai bagian pelipis, mata, tangan, paha, betis dan bagian belakang kepalanya. Keluarga korban lalu melaporkan kejadian ini ke polisi lantaran tak terima sang anak telah menjadi korban dugaan penganiayaan.

(bbn/bbn)