Rentetan Teror Geng Motor di Sukabumi, Polisi Gencarkan Patroli

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 22:22 WIB
Kapolres Sukabumi AKBP SY Zainal Abidin
Kapolres Sukabumi AKBP SY Zainal Abidin (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Kabupaten Sukabumi -

Rentetan teror geng motor terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Polisi pun menggencarkan patroli.

Kapolres Sukabumi AKBP SY Zainal Abidin mengatakan pihaknya sudah menangani enam perkara yang keseluruhannya sudah dirilis sebagai bentuk penyampaian tugas kepolisian kepada masyarakat. "Kita fokus pada kegiatan patroli yang ditingkatkan secara kualitas maupun kuantitas. Kita menggerakkan seluruh potensi yang ada di kita. Upaya kita untuk mengantisipasi," kata Zainal didampingi Wakapolres Sukabumi Kompol Wisnu Perdana kepada detikcom, Jumat (26/11/2021).

Zainal memastikan seluruh pengaduan dan laporan masyarakat berproses, tidak ada yang kemudian ditangguhkan oleh pihaknya. "Semuanya masih berproses tidak ada yang kemudian ditangguhkan, tidak tebang pilih semua berlanjut ke meja persidangan," ucap Zainal menegaskan.

Saat ditanya tindakan tegas terukur yang mungkin bisa dilakukan kepolisian terkait aksi geng motor yang meresahkan, Zainal menegaskan pihaknya akan lebih dulu mengedepankan upaya pencegahan. Kecuali aksi kawanan geng motor itu berujung pada perlawanan kepada petugas.

"Kita lihat perkembangan situasi yang ada yang jelas kita mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif terlebih dahulu. Pasti ada tindakan tegas dan terukur pasti bertahap, kalaupun aksi geng motor melawan petugas pasti (tembak)," ujarnya.

"Imbauan kepada masyarakat untuk bisa memberikan info kepada kita ke nomer 110 jika melihat, mengetahui secara langsung adanya pergerakan dari genk motor," kata Zainal menambahkan.

Terkait jalur rawan, Zainal menyebut dua titik yang saat ini rentan dengan aksi geng motor. "Yang rawan terkait adanya aksi geng motor yaitu di Jalur Lingkar Selatan (Lingsel) dan wilayah sekitaran Cisaat itu yang paling menonjol di antara wilayah lainnya. Patroli yang dilakukan sifatnya stasioner dan mobile," tutur Zainal.

(sya/bbn)