Polisi Tangkap 3 Remaja Pelaku Tawuran Tewaskan Pelajar di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 15:20 WIB
Pelaku tawuran di Sukabumi ditangkap.
Pelaku tawuran di Sukabumi ditangkap (Foto: Istimewa).
Sukabumi -

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi menangkap 3 orang remaja berstatus pelajar yang terlibat aksi tawuran hingga menewaskan pelajar SMK Yapis Bogor Fajar Maulana (16) pada Jumat (19/11) lalu.

Fajar diketahui tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit dengan luka bacokan senjata tajam di bagian punggung hingga tembus ke paru-paru. Tiga orang pelaku diamankan di wilayah hukum Polres Bogor.

"Ketiga pelaku yang berinisial AH (17) pelaku pembacokan, A-F (16 th) pelaku pembacokan dan YS (18 th) dengan peran menyembunyikan para tersangka di tangkap di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor," kata Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah, Senin (22/11/2021).

Identitas pelaku terkuak setelah polisi memintai keterangan sejumlah saksi-saksi yang terlibat aksi tawuran di Desa Benda, Kecamatan Cicurug atau tepatnya di Jalan Raya Nasional Sukabumi-Bogor.

"Dari tangan pelaku petugas satreskrim berhasil mengamankan barang bukti senjata tajam satu buah clurit, satu buah griper, dan golok yang dipakai para pelaku untuk menghabisi nyawa korban saat terjadi aksi tawuran pelajar kemarin," ucap Dedy.

Diberitakan sebelumnya, nyawa pelajar SMK Yapis Bogor, Fajar Maulana (16), tak tertolong. Dia diduga terlibat tawuran dengan pelajar sekolah lainnya di Sukabumi. Korban mengalami luka bacok di bagian punggungnya hingga tembus ke paru-paru.

Kabar itu dibenarkan kakak korban, Faizal. Dia sempat melihat sang adik nongkrong bersama sejumlah temannya. Setelah itu, Faizal berangkat kerja hingga kemudian mendapat kabar adiknya masuk rumah sakit.

"Sekitar jam 14.00 WIB, nongkrong di warung bersama teman,temannya di warung. Sekitar jam 15.00 WIB saya berangkat kerja, selang 30 menit saya dapat kabar dari RS Medicare bahwa adik saya masuk rumah sakit. Saya ke sana, ternyata adik saya meninggal dunia," kata Faizal kepada detikcom, Jumat (19/11/2021).

(sya/mso)