Fakta-fakta Kasus Pria Arab Habisi Istri Siri di Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 09:41 WIB
Sarah semasa hidup. Wanita Cianjur ini meninggal akibat disiksa dan disiram air keras oleh suaminya.
Sarah semasa hidup. Wanita asal Cianjur ini meninggal akibat disiksa dan disiram air keras oleh suaminya. (Foto: Ismet Selamet/detikcom)

Pelaku Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

Kabur setelah menyiramkan air keras ke istri sirinya di Cianjur, Abdul Latif ditangkap polisi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) saat hendak kabur ke Arab Saudi. Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi mengatakan pihaknya mendapatkan informasi pelaku penyiraman air keras yang mengakibatkan korban meninggal itu akan kabur ke luar negeri.

"Pelaku akan naik pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. Kami pun berkoordinasi dengan Polres Bandara Soetta untuk memblokir nomor paspornya, untuk mempermudah pendeteksian identitas dan mengamankan pelaku jika memang berasa di kawasan bandara," tutur Septiawan.

Pelaku penyiraman air keras ke istri di CianjurAbdul Latif, pelaku penyiraman air keras ke istri di Cianjur. (Foto: Ismet Selamet/detikcom)

Pelaku ditangkap polisi saat membeli tiket pesawat. "Pelaku akan kabur ke kampung halamannya di Arab Saudi. Petugas langsung amankan pelaku dan membawanya ke Cianjur," kata Septiawan.

Cemburu Buta

Abdul Latif, pria berkebangsaan Arab Saudi menyiramkan air keras kepada Sarah (21), warga Kabupaten Cianjur. Korban meninggal akibat luka bakar di sekujur tubuhnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku cemburu kepada korban yang diduga dekat dengan pria lain. "Dugaan cemburu buta, sehingga pelaku gelap mata dan melakukan aksi keji tersebut. Menyiramkan air keras ke tubuh korban hingga mengalami luka bakar serius," ujar Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi.

Namun, menurut dia, polisi masih memastikan dugaan motif tersebut. "Apakah memang ada orang ketiga atau hanya cemburu buta, kita masih dalami. Kita masih lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif lainnya," ucap Septiawan.