Round-Up

Pilu Istri Siri Disiksa-Disiram Air Keras Pria WN Timteng Berujung Tewas

Ismet Selamet - detikNews
Minggu, 21 Nov 2021 08:42 WIB
Cianjur -

Kejadian memilukan terjadi di Kabupaten Cianjur. Seorang perempuan bernama Sarah (21), tewas mengenaskan setelah disiram air keras oleh suaminya yang merupakan warga negara Timur Tengah.

Sarah dan pelaku bernama Abdul Latief baru menikah selama 1,5 bulan secara siri. Namun pernikahan yang dijalani Sarah dengan pria tersebut berujung petaka.

Bukan kasih sayang yang didapat, malah penyiksaan dirasakan perempuan muda itu. Puncaknya pada Sabtu (20/11/2021) sekitar pukul 01.00 WIB, Sarah mendapat perlakuan keji dari suaminya itu.

Dia yang tengah terlelap tidur dihampiri suaminya. Kemudian Sarah diikat menggunakan tali. Tidak hanya itu, pelaku membenturkan wajah korban ke tembok sambil memukulinya.

Lalu, korban disiram air keras yang diduga sudah disiapkan pelaku sebelumnya. Air keras itu membuat korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh.

"Infonya juga ada yang masuk mulut tapi tidak tertelan, keburu dimuntahkan air kerasnya. Korban juga dibekap menggunakan lakban agar tak berteriak," ujar Iin Solihin (36), ketua RT setempat, Sabtu (20/11/2021).

Dia mengungkapkan warga mengetahui kejadian tersebut setelah pelaku membantingkan pintu dan kabur menggunakan sepeda motor. Sedangkan korban berhasil melepaskan tali ikatannya dan meminta pertolongan.

"Sambil merangkak, korban pergi keluar meminta pertolongan warga. Saat diselamatkan, korban sudah dalam kondisi yang memprihatinkan. Bahkan pakaian korban menyatu dengan kulit," tutur Iin.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Cianjur untuk mendapat perawatan. Rencananya korban, yang tengah dalam kondisi kritis, dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

"Barusan dapat kabar masih di RSUD Cianjur, mau dirujuk ke Bandung. Kondisinya memburuk. Kalau saat dibawa ke RS, masih bisa komunikasi, tapi katanya sekarang kritis," kata Iin.

Namun, setelah berjuang melawan rasa sakitnya, Sarah akhirnya meninggal dunia di rumah sakit. Sarah mengalami luka bakar serius akibat disiram air keras dan disiksa Abdul Latif (29), warga negara (WN) asal Timur Tengah.

"Iya korban meninggal tadi jam setengah sembilan malam. Meninggal di RSUD Sayang," ucap Kapolsek Cianjur Kompol Ahmad Suprijatna saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (20/11/2021).

Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur Darmawan mengatakan pasien tersebut sedianya akan dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

"Meninggalnya saat hendak dirujuk. Tadi menunggu dulu ICU kosong, karena korban harus segera masuk ICU. Kondisinya parah, luka bakar serius 99 persen," kata Darmawan.

Menurut dia, korban mengalami masa kritisnya sejak masuk RSUD Sayang pada pukul 02.00 WIB hingga 20.30 WIB. Saat ini jasad korban masih berada di Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Sayang Cianjur. Jenazah Sarah rencananya diautopsi untuk kepentingan penyelidikan polisi.

"Masih di IPJ (kamar jenazah). Menunggu proses autopsi," ujar Darmawan.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi mengatakan polisi tengah memburu pelaku, yang merupakan WNA asal Timur Tengah. "Kita masih lakukan penyelidikan dan melakukan pengejaran. Secepatnya kita akan tangkap pelaku yang merupakan WNA ini," ucap Septiawan.

(mso/mso)