Cerita Yana Cadas Pangeran soal Sertifikat, Tangisan dan Anak

Nur Azis - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 10:55 WIB
Yana Diperiksa Polisi
Video saat Yana diperiksa di kantor polisi. (Foto: tangkapan layar video viral)
Sumedang -

Kamera menyorot Yana Supriatna. Dia duduk bersandar di kursi berkain gelap. Masker digunakan lelaki berusia 40 tahun tersebut melorot.

Jaket direbahkan di pahanya. Jemari tangan kanan Yana bergerak cepat merengkuh gelas plastik air mineral yang disodorkan lelaki berkaus hitam.

"Sok cai na (silakan airnya)," suara pria berbahasa Sunda menawarkan air minum kepada Yana dalam video berdurasi 1 menit 14 detik yang dilihat detikcom, Sabtu (20/11/2021).

Video ini sengaja direkam seseorang di salah satu ruangan Mapolres Sumedang. Momen obrolan singkat Yana di kantor polisi itu berlangsung usai dirinya diamankan petugas pada Kamis (18/11) malam. Yana masih mengenakan kemeja batik cokelat lengan pendek dalam video tersebut, pakaian yang sama sewaktu dia ditemukan polisi di Majalengka.

Di video yang beredar luas ini, Yana terlihat tenang dan curhat soal masalah pribadinya. Perekam awalnya berseloroh mengenai suara tangisan Yana.

Sekadar diketahui, Yana bikin geger publik lantaran dikabarkan hilang misterius di kawasan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (16/11). Dia meninggalkan sepeda motornya di tepi jalan. Yana pun sempat mengirimkan dua pesan suara kepada sang istri via WhatsApp. Salah satu pesan suara itu terdengar Yana menangis sambil menyatakan dicelakai orang jahat yang ikut menumpang motornya.

"Sugan teh pura-pura ceurik (Dikira tuh pura-pura nangis)," ucap perekam video saat membuka perbincangan dengan Yana di kantor polisi.

Yana merespons. Ia mengaku pada Selasa siang selagi hujan deras, pukul 12.30 WIB, berangkat kerja dari tempat tinggalnya di Sumedang ke Bandung untuk mengurus sertifikat. Namun, dalam video tersebut, dia tak membeberkan sertifikat apa yang diurusnya.

Dia mengaku benar-benar nangis. Tetapi Yana tidak membahas sosok orang jahat yang ikut menumpang di motornya. Ia pun tak merinci apakah menangis saat perjalanan ke kantor di Bandung atau pulang ke Sumedang.

Tatapan matanya mengarah kepada si perekam video. Yana menyinggung soal sang anak.

"Di jalan ge abdi nangis. Ieu budak kumaha. Piraku abdi kedah ninggalkeun heula putra (Di jalan saya juga menangis. Ini anak bagaimana. Masa saya harus meninggalkan anak)," ucap Yana.

Jelang akhir video, suara pria terdengar di ruangan polisi tersebut. Dia berucap, "Benar ieu mah nge-prank teh sa-Indonesia. Katipu. Terkenal, sugan we jadi artis geus kieu mah. (Benar ini tuh nge-prank se-Indonesia. Ketipu. Terkenal, siapa tahu saja jadi artis kalau sudah begini tuh)."

Yana tersenyum. Ia menunduk sambil memegang gelas plastik. Selama di video tersebut, Yana tidak meminum air mineral itu.

Simak Video: Terjawab! Motif Prank Yana Pura-pura Hilang Misterius di Cadas Pangeran

[Gambas:Video 20detik]