Akses Menuju Kampung Halaman Lesti Kejora di Cianjur Terputus Longsor

Ismet Slamet - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 16:40 WIB
Akses menuju kampung halaman Lesty Kejora di Cianjur terputus longsor
Akses menuju kampung halaman Lesti Kejora di Cianjur terputus longsor (Foto: Istimewa)
Cianjur -

Longsor terjadi di Kampung Lolongokan Desa Pamoyanan Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jumat (12/11). Material longsor menimbun jalan penghubung antar desa, mengakibatkan akses menuju kampung halaman Lesti terputus.

Kepala Desa Pamoyanan, Agus Sutiadawan mengatakan, tebing setinggi 20 meter tersebut longsor akibat diguyur hujan selama beberapa hari terakhir.

"Kejadiannya tadi siang, tebing longsor setelah beberapa hari terakhir diguyur hujan deras. Tidak ada korban luka maupun jiwa, karena kebetulan saat itu jalan sedang sepi," katanya saat dikonformasi melalui sambungan telepon, Jumat (12/11/2021).

Namun, lanjut dia, material longsoran menimbun seluruh badan jalan. Jalan penghubung antar desa pun tertimbun material longsor setinggi 5 meter dengan panjang longsoran 7 meter.

Akibatnya akses jalan dari Desa Pamoyanan menuju Desa Cikangkareng yang merupakan kampung halaman pedangdut Lesti terputus.

"Material longsor yang dipenuhi bebatuan itu membuat akses dari Pamoyanan ke Cikangkareng atau ke kampung halaman Lesti dan sebaliknya tidak bisa dilalui," katanya.

Ia menyebutkan, warga dari Desa Cikangkareng dan Sukamekar yang hendak menuju Desa Pamoyanan maupun sebaliknya terpaksa harus menggunakan akses yang lebih jauh.

"Ada jalan lain, tapi kita harus memutar ke jalan yang lebih jauh. Ditambah kondisi jalannya rusak parah," tuturnya.

"Kami sudah melakukan laporan ke BPBD Kabupaten Cianjur, soal longsoran yang menutupi badan jalan, berharap BPBD bisa segera melakukan penanganan," tambahnya.

Sementara itu Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Rudi, mengatakan pihaknya sudah menerjunkan tim untuk melakukan penanganan tanah longsor di Kecamatan Cibinong.

"Kita sudah koordinasi juga dengan Dinas terkait untuk menurunkan alat berat ke lokasi, supaya akses jalan kembali bisa dilalui," pungkasnya.

(mud/mud)