KDRT-Hamili Anak Pemicu Warga Usir Sekeluarga di Bandung

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 18:32 WIB

"Tapi dari Polres menyampaikan, tidak bisa dilanjut karena tidak ada pelapor, atau laporan ke polisi," kata Ade menambahkan.

Warga dan tokoh masyarakat yang sudah khawatir pun membuat kesepakatan dengan S dan keluarga. S diminta agar pergi dari kampung tersebut dan membolehkan istri dan anak laki-lakinya tinggal. Sementara, anak perempuannya dibantu oleh warga kemudian diminta untuk kembali ke kampung halaman di Banten.

Namun, pada Selasa (9/11), S diketahui mengunjungi istri dan anaknya ke rumah. Warga yang melihat pun melaporkan ke pihak pengurus RW.

Sekira pukul 13.00 WIB, ratusan warga mendatangi rumah S. Mereka meminta agar S dan keluarga keluar dari kampung tersebut.

Karena sudah melanggar perjanjian, Ade beserta petugas di sana pun meminta agar S beserta istri dan anak laki-lakinya untuk pergi. Tidak lama, S dan keluarga pun akhirnya pergi. Kepergian mereka pun dipenuhi dengan teriakan dan sorakan yang mengarah kepada S.

Saat ini, Ade pun tidak tahu keberadaan S. Informasi yang ia terima S pergi ke Sukabumi.

"Sempat menolak saat akan diantar menggunakan motor. Akhirnya naik mobil. Kami juga menjanjikan akan melindungi penghuni rumah ketika keluar," ucapnya.

"Katanya mah mau ke Sukabumi, tapi enggak tahu juga sampai atau enggaknya. Yang penting warga di sini kemarin minta agar pergi dari kampung ini," pungkasnya.


(mso/mso)