Tangis Ayah Pencuri Ponsel demi Anak Belajar saat Dibebaskan Jaksa

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 18:03 WIB
Garut -

Comara Saeful (41) sempat dibui karena mencuri telepon genggam atau ponsel. Dia beralasan aksinya itu demi anak bisa belajar daring. Comara menangis haru saat dibebaskan dari penjara oleh pihak Kejari Garut.

Menggunakan mobil tahanan kejaksaan, Comara datang ke Kejari Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (10/11/2021) siang. Saat keluar dari mobil, dia tak menyangka sudah disambut perangkat desa dan sejumlah kerabat di sana.

Sambil gemetar, Comara langsung menghampiri Kasi Pidum Kejari Garut Ariyanto dan bersalaman dengannya. Tangis Comara kemudian pecah saat menyalami orang-orang yang menyambutnya.

Dengan air mata yang masih membasahi wajah keriputnya, Comara kemudian bersujud syukur di halaman Mako Kajari Garut. "Maafkan saya," kata Comara saat dirangkul perangkat desa.

Dia terpaksa menjadi pesakitan dan meringkuk di sel tahanan usai mencuri satu unit ponsel di kantor Desa Sakawayana, Kecamatan Malangbong, Garut, September 2021.

Momen Haru Saat Ayah Pencuri HP Demi Anak Dibebaskan JaksaMomen haru saat ayah pencuri ponsel demi anak dibebaskan jaksa. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)

Kisah itu bermula saat Comara yang kelaparan meminta beras kepada perangkat desa. Dia kemudian diberi beras saat itu. Namun, saat hendak pulang, Comara malah mengambil sebuah telepon genggam yang ada di sana.

Sang pemilik kemudian melaporkan kehilangan ponsel itu ke polisi. Setelah diselidiki dan ditemukan pelakunya, Comara kemudian diamankan. Kepada polisi, dia mengakui perbuatannya.