ADVERTISEMENT

Catat! Tarif Parkir di Kota Bandung Naik Tahun Depan

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 15:57 WIB
car parking
Ilustrasi parkir (Foto: iStock)
Bandung -

Tarif parkir di Kota Bandung akan naik tahun depan. Kenaikan tarif parkir berlaku untuk mobil dan motor yang besarannya beragam tergantung wilayah retribusi.

"Sesuai dengan Peraturan Wali Kota No 66 Tahun 2021, itu sudah ditandatangani oleh Wali Kota dan disahkan oleh DPRD dan kita sayangi Januari 2022 dibagi dalam tiga wilayah, ada pusat kota, penyangga dan pinggiran," kata Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Yogi Mamesa via sambungan telepon, Rabu (10/11/2021).

Yogi menyebut, kenaikan akan terjadi di semua tempat, namun tarif di tiga tempat itu kenaikannya berbeda.

"Untuk di semua tempat, harga bervariatif, di pusat kota dan penyangga bedanya seribu. Pusat kota yang tadinya Rp 3 ribu jadi Rp 5 ribu untuk mobil, motor tadinya Rp 1.500 jadi Rp 3 ribu, untuk penyangga Rp 4 ribu tadinya Rp 2.500," ungkapnya.

"Berlaku diseluruh wilayah Kota Bandung," tambahnya.

Kenaikan tarif parkir ini juga selain untuk meningkatkan pendapatan, juga diharapkan agar masyarakat kembali menggunakan moda transportasi umum.

"Harapannya masyarakat Kota Bandung, pertama untuk mengurai kemacetan dan target pendapatan tercapai, inikan dari masyarakat untuk masyarakat lagi," tuturnya.

Selain itu, fasilitas parkir juga akan diperbaiki. "Contoh basement Alun-alun Bandung, itukan buat masyarakat, fasilitasnya kita bagusin, supaya nyaman parkir di basement," ujarnya.

Pandemi yang melanda Kota Bandung, membuat penghasilan parkir di Kota Bandung turun drastis, padahal Pemkot Bandung targetkan Rp 24 miliar dari pendapatan parkir ini.

"Untuk sekarang ini target Rp 24 miliar untuk tahun 2021, belum kedamaian karena situasi dan kondisi seperti ini. Tahun ini di angka Rp 5 miliar, target tahun depan Rp 25 miliar, sudah melalui kajian," terangnya.

Yogi juga memastikan, kenaikan tarif parkir ini tidak akan memberatkan masyarakat.

"Insya alah, mudah-mudahan, karena kita lihat situasi dan kondisi sekarang sudah normal," pungkasnya.

(wip/mud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT