Peresmian Monumen Perjuangan COVID-19 di Jabar Diundur, Ini Alasannya

ADVERTISEMENT

Peresmian Monumen Perjuangan COVID-19 di Jabar Diundur, Ini Alasannya

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 15:52 WIB
Ratusan nama nakes dan ASN asal Jabar terpampang di Monumen Perjuangan Pandemi COVID-19 di Bandung. Rencananya monumen itu akan diresmikan di Hari Pahlawan.
Monumen Perjuangan Pandemi COVID-19 di Kota Bandung. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Peresmian Monumen Perjuangan Pandemi COVID-19 Jawa Barat diundur. Sedianya landmark bagi ratusan nakes dan aparatur sipil negara (ASN) yang gugur saat melawan COVID-19 itu akan diresmikan hari ini, 10 November 2021.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Biro Adpim) Setda Jabar Wahyu Mijaya mengatakan, pengunduran jadwal peresmian karena menyesuaikan dengan jadwal waktu Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menginginkan monumen tersebut diresmikan Jokowi bertepatan dengan Hari Pahlawan.

"Itu menyesuaikan dengan jadwal pak presiden, awalnya tanggal 10 November tapi ternyata pak presiden ada beberapa agenda sehingga tidak mungkin meninggalkan Jakarta, kita masih menunggu penyesuaian jadwal," kata Wahyu saat dihubungi detikcom, Rabu (10/11/2021).

Saat ini, pihaknya masih menunggu jadwal presiden dari Istana. Artinya, masih belum ada jadwal yang pasti kapan monumen tersebut diresmikan.

"Waktunya belum, karena kita lihat jadwalnya pak Presiden ke Papua, enggak bisa dulu ke Jabar. Setelah agenda dari sana semoga bisa ke Jabar, kita berharap minggu depan sudah ada konfirmasi dari istana," ujar Wahyu.

Di dalam monumen itu terukir 291 nama pejuang yang gugur melawan COVID-19 telah terpampang di Monumen Perjuangan Pandemi COVID-19 Jawa Barat, Kota Bandung. Jasa 247 tenaga kesehatan dan 44 aparatur sipil negara (ASN) asal Jabar tersebut akan dikenang abadi dalam pahatan di tubuh monumen yang berada di depan Gedung Sate itu.

(yum/bbn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT