ADVERTISEMENT

Tak Terbukti Korupsi Bansos COVID-19, Anak Aa Umbara Dibebaskan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 17:46 WIB
Sidang vonis Aa Umbara
Sidang kasus korupsi bansos COVID-19 (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung Barat -

Majelis hakim membebaskan terdakwa korupsi pengadaan barang bantuan sosial (bansos) COVID-19 Bandung Barat Andri Wibawa. Anak dari Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara itu dinilai hakim tak memenuhi unsur tindak pidana.

Vonis bebas dibacakan majelis hakim yang diketuai oleh Surachmat dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (4/11/2021). Dalam sidang ini, Andri menjalani persidangan melalui virtual.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Andri Wibawa tersebut di atas tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan tunggal," ucap hakim saat membacakan amar putusannya.

"Membebaskan terdakwa oleh karena itu dari dakwaan penuntut umum," kata hakim menambahkan.

Dalam pertimbangannya itu, Andri dinilai hakim tak memenuhi unsur yang didakwakan jaksa KPK. Berdasarkan dakwaan, Andri disebut terlibat dalam pusaran korupsi dengan dakwaan Pasal 12 huruf i UU Tipikor Jo Pasal 55 KUHPidana.

"Memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan ini diucapkan. Berikan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya," kata hakim.

Usai mengetuk palu, hakim lalu membacakan lagi putusan yang diucapkan. Menurut hakim, para pihak dapat mengajukan upaya hukum lain berupa kasasi.

"Demikian terhadap putusan bebas ini upaya hukumnya kasasi apabila dianggap tidak sesuai, melakukan upaya hukum," ucap hakim.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara divonis hukuman 5 tahun penjara. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi pengadaan barang dalam bantuan sosial (bansos) COVID-19.

Vonis dibacakan majelis hakim yang dipimpin Surachmat dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (4/11/2021).

"Menjatuhkan pidana terhadap Aa Umbara Sutisna dengan pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp 250 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti kurungan selama enam bulan," ucap hakim saat membacakan amar putusannya.

(dir/mso)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT