Jabar Hari Ini: Teras Cihampelas Mati Suri-Polisi Smackdown Mahasiswa Ditahan

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 21:38 WIB
Polisi bubarkan demo mahasiswa di Tangerang
Foto: 20Detik

5. Teras Cihampelas Riwayatmu Kini

Sejak pandemi COVID-19 melanda, Teras Cihampelas, Kota Bandung ditinggalkan para pedagang. Meski sudah sedikit dibenahi, para pedagang tak kunjung balik kembali.

Akibat lama tidak digunakan, bahkan jarang dilintasi oleh para wisatawan fasilitas publik yang ada di Teras Cihampelas banyak yang rusak.

Pantauan detikcom, Kamis (21/10/2021) di Teras Cihampelas banyak fasilitas publik menjadi sasaran vandalisme seperti pos scurity dan pagar pembatas di Teras Cihampelas.

Tak hanya itu, kaca yang ada di toilet Teras Cihampelas pecah, ada bagian penutup kios dan APAR juga hilang, keramik di pedestarian Teras Cihampelas juga pecah sehingga ditumbuhi rumput liar, selain itu, talang air di Teras Cihampelas juga dipenuhi daun kering.

Salah satu pedagang Supard8 (57) mengatakan, dari 192 kios di Teras Cihampelas hanya tinggal 12 kios yang berjualan, itupun notabene pedagang kuliner.

"Sekarang tinggal 12 an dari 192," kata Supardi kepada detikcom.

Supardi mengungkapkan, sejak ada pelonggaran aturan penanganan COVID-19, sudah ada wisatawan yang naik ke Teras Cihampelas, karena tidak ada pedagang, wisatawan pun merasa tidak betah.

"Kalau lihat sekarang tamu sudah lumayan ada yang naik, cuman pedagang disuruh sama Dinas buat berjualan masih keberatan. Alasannya macam-macam, ada yang modalnya sudah tidak ada, karena tidak ada tiung hujan, macam-macam pokonya," ungkapnya.

"Ada yang bilang sudah tidak aman, padahal sudah diadakan ronda malam," tambahnya.

Supardi menyebut, pemerintah sudah berupaya agar Teras Cihampelas ini kembali ramai, tapi keinginan pedagang belum kembali untuk berjualan, malah banyak pedagang yang lebih betah berjualan di pedestarian yang ada di Jalan Cihampelas.

"Pemerintah dan Dinas sudah mengajak bangun lagi, tapi ya itu tadi beragam jawabannya, wong yang jualan di bawah katanya banyak tamu enggak ngeluarin apa lagi di atas, alasannya begitu," pungkasnya.


(ern/ern)