Jabar Hari Ini: Teras Cihampelas Mati Suri-Polisi Smackdown Mahasiswa Ditahan

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 21:38 WIB
Polisi bubarkan demo mahasiswa di Tangerang
Foto: 20Detik


3. Polisi yang Smackdown Mahasiswa Disanksi

Brigadir NP polisi, pelaku smackdown mahasiswa di Tangerang diberi sanksi hukuman penahanan selama 21 hari. Ia juga mendapatkan teguran tertulis dan didemosi dari jabatannya di satuan Reskrim dengan tidak diberikan kewenangan untuk penyelidikan dan penyidikan.

Persidangan Brigadir NP dipimpin oleh Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro dan mendapatkan supervise dari Promam Polri. Persidangan di Polda Banten dan dihadiri oleh Fariz selaku korban dan ditemani oleh ketiga rekanya.

"Terhadap saudara NP telah sah dan meyakinkan melakukan pelangagran aturan disiplin Polri. Dia benar secara fakta melakukan pelanggaran atura disiplin. NP diberikan sanksi terberat dan berlapis. Apa saja, mulai dari penahanan di tempat khusus selama 21 hari, jadi dilanjutkan sejak putusan ini, dia berada di tempat tahanan khusus Propam Polda Banten," kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitongga di Serang, Kamis (21/10/2021).

Sanksi demosi sebagai bintara di Polresta Tangerang adalah tidak diberikannya kewenangan tugas pada yang bersangkutan. Selain itu, ia diberi teguran secara tertulis. Teguran ini, oleh Kabid diklaim bisa mengakibatkan secara administrasi berimbas pada kenaikan pangkat dan jadi kendala mengikuti pendidikan lanjutan di kepolisian.

Dalam persidangan disiplin ini, Brigadir NP dinilai melakukan tindakan eksesif dan di luar prosedur. Ia juga dinilai tidak mengindahkan perintah atasan dan menimbulkan korban.

"Terakhir tindakan NP dapat menjatuhkan nama baik Polri," ujarnya.

Di putusan, katanya memang tidak ada kata-kata penurunan pangkat pada brigadir NP. Tapi, ia sebut teguran tertulis itu bisa menjadi kendala dalam pendidikannya ke depan.

"Untuk penurunan pangkat tidak diberikan di putusan. Tapi sanksi teguran tertulis akan jadi kendala besar bagi yang bersangkutan untuk prosesi kenaikan pangkat pada jenjang lain," ujarnya.

Sementara itu M Faris, mahasiswa yang 'dismackdown' Brigadir NP mengaku masih belum bisa memutuskan apakah akan melakukan laporan pidana. Ia harus mengkonsultasikan hal tersebut ke pendamping hukumnya.

"Untuk laporan pidana, masih dibicarakan dengan pendamping hukum saya," kata Faris di Serang, Kamis (21/10/2021).

Saat ini, Faris mengaku masih fokus pada pemulihan dirinya pasca 'dismackdown' oleh Brigadir NP.

Dusun di Majalengka ini unik, sejak dulu sampai sekarang rumah warga di sana hanya 7. Mau tau kenapa?