Orang Pinggiran

Aksi Sopian Kawal Pintu Perlintasan Kereta Api

M. Sholihin - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 18:36 WIB
Penjaga Palang Pintu Kereta di Bogor
Sopian tiap hari mengawal palang pintu perlintasan kereta api di Kota Bogor. (Foto: M. Sholihin/detikcom)

Bagi Sopian, pekerjaannya sebagai penjaga palang pintu kereta bukan pekerjaan biasa. Karena pekerjaannya menyangkut keselamatan nyawa orang lain. Jika sedikit saja terlambat menarik tali tambang dan portal tak tertutup, bisa saja pengendara nekat menerobos hingga akhirnya tertabrak kereta.

"Saya ngerasa kasihan juga sama warga. Gimana kalau ini nggak ada yang jagain? Bahaya pak, bisa banyak yang kecelakaan di sini," katanya.

"Alhamdulillah selama delapan tahun di sini nggak pernah ada yang terobos terus ketabrak kereta, amit-amit dah," ucap Sopian menambahkan.

Aktivitas Sopian bukan tanpa dukungan. Ketua lingkungan dan warga sekitar mendukung penuh aksi Sopian. Portal yang awalnya hanya terbuat dari batang bambu, kini telah diganti menggunakan besi dari hasil iuran warga setempat melalui ketua RT dan RW.

"Jadi dulu ini kan awalnya portal dari batang bambu ya, nah terus kalau malam jam 00.00 WIB itu kan portal ditutup. Mungkin ada yang nekat, portal bambu dipotong. Nggak tahu sama siapa," kata Sopian menjadi penjaga perlintasan KA sejak masih bujangan.

"Nah terus saya lapor Pak RT. Nggak lama langsung diganti itu jadi pakai besi. Jadi kuat, nggak mungkin dipotong," ujarnya.

Penjaga Palang Pintu Kereta di BogorSopian tiap hari mengawal palang pintu perlintasan kereta api di Kota Bogor. (Foto: M. Sholihin/detikcom)

Dia mengaku tidak jarang pengendara ngeyel yang seolah menguji kesabarannya. Sehingga kadang ia harus bersikap tegas agar pengendara berhenti dan urung menerobos perlintasan.

"Pernah ya kadang ada saja orang bawa motor maksa mau terobos, padahal saya sudah tiup pluit supaya berhenti. Terpaksa saya tarik cepat tambang biar portalnya cepat turun. Kadang kita marah-marah juga," tuturnya.

"Tapi tiap kali kita marah-marah sama pengendara yang terobos, selalu didukung sama orang. Ya kan memang bahaya kalau dia terobos, nanti gimana kalau yang lain juga ikut terobos, padahal kereta sudah dekat," ucap Sopian.

Dia berharap perlintasan kereta api selalu aman selama ia dan rekan-rekannya berjaga. Ia mengimbau pengendara berhati-hati, bersabar dan mematuhi aturan saat kereta akan melintas.

"Ya semoga selalu aman saja, bang. Perhatian dari PT KAI? Nggak pernah dapat, ya tapi nggak apa-apa, karena kan mungkin kita memang bukan pegawainya," ujar Sopian.

Menurutnya, perlintasan kereta api tempatnya bekerja terbilang cukup padat dengan lalu lintas pengendara dan penyeberang jalan. Lantaran banyak perkampungan, jalur itu juga menjadi jalur alternatif ke jalan utama Kota Bogor.


(bbn/bbn)