Disambut Elite Gelora-PAN, Ridwan Kamil Masih Pikir-pikir Soal Parpol Pilihan

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 16:01 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bicara soal penanganan COVID hingga jadi relawan vaksin.
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku masih pikir-pikir soal pilihan ke mana ia akan berlabuh nantinya. Meskipun, saat ini sejumlah elit partai di Jawa Barat siap menyambut pria yang akrab disapa Kang Emil.

Salah satu partai yang siap menyambut Kang Emil adalah Partai Gelora. Hal itu ditegaskan Ketua DPW Partai Gelora Jabar Haris Yuliana beberapa waktu lalu. Kemudian, politikus senior PAN Jabar Ahmad Adib Zain pun mendukung agar Kang Emil maju sebagai calon presiden dari PAN.

"Ya semua sedang saya pelajari, pilihan banyak. Doakan semoga hasil istikharahnya itu menjadi pelabuhan politik saya, tapi kan kemungkinan di tahun depan (diumumkan)," ujar Kang Emil di Hotel Horison Bandung, Selasa (19/10/2021).

Dari berbagai survei, nama Kang Emil kerap muncul di deretan lima besar tokoh di Indonesia yang berpotensi menjadi capres 2024. Ia kerap bersanding dengan nama-nama besar seperti Anies Baswedan, Prabowo, Ganjar Pranowo, dan Sandiaga Uno.

"Ya tidak bisa dihindari tiap bulan selalu ada survei, yang jelas jadi parameter bahwa apresiasi elektoral dari masyarakat. Saya fokus menyelesaikan kewajiban sebagai gubernur. Pilihan paling rasional melanjutkan gubernur jilid dua, nasional itu tidak bisa sematimatis dan masih jauh cuma yang saya lihat April 2021 dengan sekarang ada kenaikan (elektabilitas)," ujarnya.

Ia menegaskan kembali, bahwa hasil survei itu hanya merekam mood masyarakat per hari ini, tetapi bukan jaminan hasil yang mutlak. Ia mencontohkan pasangan Ajat-Syaikhu di Pilgub Jabar 2018 yang tiba-tiba menyalip posisi Deddy-Dedi dan Tb Hasanuddin - Anton Charliyan, padahal di berbagai survei pasangan tersebut kerap menduduki posisi buncit.

"Tapi pas hari H ranking dua, itu menunjukkan survei tidak seakurat di hari-H nya. Karena pada hari H ada gerakan partai yang terstruktur yang kadang-kadang tidak terbaca oleh survei. Survei itu pegangan sesaat tapi bukan fundamental," pungkasnya.

Simak video 'Manuver PAN Beri Mimbar Anies-RK, Sinyal Dukungan 2024?':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/ern)