Penampakan Celurit Maut yang Tewaskan Pelajar SMAN 7 Bogor

M. Sholihin - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 12:50 WIB
Celurit Maut Tewaskan Pelajar SMAN 7 Bogor
Kapolres Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro memperlihatkan barang bukti celurit. (Foto: M. Sholihin/detikcom)
Bogor -

RA (18) ditangkap polisi karena menusuk RM (17), pelajar SMAN 7 Bogor. Korban tewas akibat luka tusuk celurit.

Aksi tersangka itu dipicu dendam kepada korban yang telah memukulinya. Polisi menyita barang bukti celurit yang digunakan RA menghabisi nyawa RM. Senjata tajam itu ditemukan polisi di kamar RA. Celurit tersebut disembunyikan di dalam tas tersangka.

Kepada polisi, RA mengaku sempat beberapa kali mengayunkan celuritnya ke arah tubuh RM. Korban mengalami luka parah di bagian dada.

"Saya turun dari motor dan menyerang," kata RA ketika ditanya Kapolres Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro, Jumat (8/10) malam.

Aksi RA itu berlangsung di Jalan Palupuh, Kota Bogor, Rabu (6/10) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Lokasinya tak jauh dari SMAN 7 atau tempat korban menuntut ilmu.

Malam itu, RM yang tengah nongkrong bersama seorang rekannya, didatangi tersangka RA dan lima orang lainnya. RA, yang sudah menjadikan RM sebagai target, langsung menganiayanya. Sementara rekan RM dibiarkan menyelamatkan diri ke warung sekitar lokasi.

Saat kejadian, hanya RA yang melakukan penganiayaan. Sementara rekan-rekan RA hanya menunggu di motor.

Dari enam orang yang datang ke lokasi, polisi kemudian menetapkan dua tersangka. RA sebagai pelaku utama, dan rekannya, ML (17), disimpulkan polisi turut membantu RA. Empat lainnya dibebaskan karena dianggap tidak mengetahui tujuan RA ke lokasi tersebut.

Simak juga 'PTM Digelar, Pelajar Malah Tawuran di Lenteng Agung':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)