Oknum Guru PNS di Sukabumi Ditangkap Polisi Gegara Konsumsi Ganja

ADVERTISEMENT

Oknum Guru PNS di Sukabumi Ditangkap Polisi Gegara Konsumsi Ganja

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 21:26 WIB
Sukabumi -

Polisi menangkap seorang oknum guru PNS berinisial DF yang kedapatan mengkonsumsi narkoba jenis ganja. Uniknya DF mencampur ganja kering tersebut dengan berbagai rasa.

Hal itu terungkap saat polisi menggelar jumpa pers terkait 9 kasus dengan 11 tersangka narkotika dan obat keras terlarang. Dari sejumlah barang bukti, terdapat roti isi yang ternyata adalah barang bukti dari guru inisial DF.

"Dari dua minggu kita sudah bisa ungkap 11 tersangka, kasus narkotika ada 3 kasus, obat keras terlarang 6 kasus, jadi total 9 kasus. Untuk 11 tersangka ini ada satu PNS aktif seorang guru kelas 4 SD di daerah Kecamatan Surade," kata Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah didampingi Kasat Narkoba AKP Kusmawan, Senin (4/10/2021).

Dedy kemudian memanggil DF dari barisan para tersangka untuk dipamerkan kepada awak media. Ia meminta DF untuk menjelaskan soal barang bukti roti.

"Ini roti ini untuk apa," kata Dedy kepada DF yang langsung menjelaskan bahwa ia mencampur daun ganja itu dengan perasa dari roti itu. Selain rasa buah nanas, rasa susu ia juga kerap mencampur daun ganja itu dengan madu.

"Agar rasanya tidak terlalu pahit di tenggorokan, makanya dicampur dengan rasa dari roti kadang dicampur madu," jelas DF.

"Jadi dia mencampur rasa dari roti dengan daun ganja, pengakuan dia agar rasa ganja ini tidak terlalu pahit atau bagaimana tadi. Untuk BB guru tersebut, narkotika jenis daun ganja kering 46 gram, satu bungkus kertas pahpir, 1 unit handphone dan 1 bilah pisau belati," ujar Dedy.

Sementara itu AKP Kusmawan, Kasat Narkoba Polres Sukabumi menjelaskan oknum guru itu awalnya kecanduan sabu-sabu. Namun karena sulit didapat ia akhirnya memilih untuk membeli daun ganja.

"Menurut dari keterangan pelaku hal itu berawal dari berawal dari kecanduan mengkonsumsi narkotika jenis sabu, sehingga berlanjut mengkonsumsi menyimpan narkotika jenis ganja. Dia pesannya sabu, tapi karena tidak kunjung datang narkotika jenis sabu tersebut yang ada hanya ganja, sehingga ganja tersebut yang dia kuasi dan konsumsi," kata Kusmawan.

Terkait kecanduan narkoba oknum guru DF bermula dari peristiwa kecelakaan yang menimpanya pada tahun 2019 silam.

"Mengapa mengkonsumsi narkoba pengakuannya mengalami kecelakaan pada sebelum tahun 2019, dia memulai mengkonsumsi narmoba jenis sabu itu 2019 karena untuk menghilangkan rasa sakit akibat kecelakaan. Sejauh ini keterangannya untuk konsumsi sendiri, dapat barang dengan modus tempel di jalur Parungkuda," pungkas Kusmawan.

(sya/mso)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT