Kasus Hoaks Ustaz Dilantik Nyi Roro Kidul Jadi Wali Naik ke Penyidikan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 20:05 WIB
Ustaz Encep mengaku baru 3 bulan bertelanjang dada
Foto: Ustaz Encep ngaku baru 3 bulan telanjang dada (Syahdan Alamsyah/detikcom).
Sukabumi -

Polres Sukabumi mengungkap perkembangan terbaru kasus pesan suara hoaks menyebut isu kewalian seorang ustaz yang dilantik Nyi Roro Kidul dan Nabi Khidir. Menurut polisi identitas pelaku sudah dikantongi dan sudah melayangkan panggilan kepada yang bersangkutan.

Diketahui Ustaz Encep Zainal Muttaqin melaporkan kasus yang menimpanya ke pihak kepolisian. Polisi kemudian melakukan penyelidikan kasus tersebut dan sudah memanggil terlapor pria inisial AR.

"Pelaporannya soal tindak pidana, ujaran kebencian, pencemaran nama baik, penistaan agama yang mana korbannya adalah Zainal Muttaqin alias Ustaz Encep. Korban dikatakan seorang waliullah, setelah kita lakukan penyelidikan di TKP ternyata yang bersangkutan (Ustaz Encep) tidak pernah mengatakan hal tersebut," kata Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah, Senin (4/10/2021).

Dijelaskan Dedy kepolisian langsung bergerak dan sudah meningkatkan statusnya menjadi penyidikan, identitas terlapor juga sudah dikantongi polisi. Pria inisial AR tersebut akan dijerat pasal UU ITE.

"Hari ini, 4 Oktober sudah sidik terduga pelapor kita kantongi inisial AR yang dalam pesan suara diduga suara dari AR. Pasal kita kenakan UU ITE, ancaman hukuman 6 tahun modus operandi terlapor dalam pesan suara ada omongan diantaranta munculah seorang wali namanya wali Encep yang salatnta enggak pakai baju dan ada lagi ungkapan Ustaz Encep yang sekarang mengaku sebagai wali mengaku sudah dilantik oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul sudah masuk tahap sidik. Tinggal pemeriksaan saksi dan ahli baru penetapan tersangka," bebet Dedy.

AR bahkan sudah dipanggil polisi namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tersebut. "AR sudah dilayangkan panggilan namun akan kita lakukan panggilan berikutnya," ucap Dedy.

Dedy meminta masyarakat untuk tidak termakan informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya. "Antisipasi untuk masyarakat jangan termakan isu, termakan berita yang belum jelas. Kami sudah melakukan konfirmasi ke Ustaz Encep bahwa dia tidak pernah menyebutkan diri sebagai waliullah," jelas Dedy.

Kepolisian juga terlihat menghadirkan Ustaz Encep yang didampingi kuasa hukumnya Dian Maulana dari LBH GP Ansor Kabupaten Sukabumi. Selain itu terlihat juga ketua DPC GP Ansor Kecamatan Surade, Hamdin Al Murdani.

Simak video 'Diisukan Jadi Wali Dilantik Nyi Roro Kidul, Ustaz Encep: Itu Hoaks':

[Gambas:Video 20detik]



(sya/mso)