ADVERTISEMENT

Sidang Suap Proyek Indramayu

Dedi Mulyadi Bantah Terima Bantuan dari Ade Barkah-Siti untuk Pilgub Jabar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 14:21 WIB
Dedi Mulyadi jadi saksi kasus korupsi Banprov Jabar untuk proyek Indramayu
Foto: Dedi Mulyadi jadi saksi kasus korupsi Banprov Jabar untuk proyek Indramayu
Bandung -

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi diperiksa sebagai saksi atas kasus suap proyek di Indramayu. Dedi dicecar perihal bantuan uang hingga barang dari Ade Barkah dan Siti Aisyah untuk kepentingan Pilgub Jabar.

Mengenakan kemeja putih serta iket kepala putih, Dedi hadir di ruang 1 Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (4/10/2021). Dedi lantas ditanya perihal ada tidaknya pemberian dari Ade Barkah dan Siti Aisyah. Kedua nama tersebut merupakan terdakwa dalam perkara ini.

Saat ditanya perihal hal tersebut, Dedi membantah. Dia mengaku tak pernah menerima uang dari Ade Barkah maupun Siti Aisyah.

"Tidak pernah," ujar Dedi.

"Atau apa pernah dilaporkan timses ada sumbangan Rp 100 juta dari Siti Aisyah?," kata jaksa menanyakan lagi.

"Tidak pernah," jawab Dedi lagi singkat.

"Semua terkait pencalonan saudara di Pilgub Jabar ya," kata jaksa KPK menambahkan.

Pertanyaan jaksa KPK berkaitan dengan dakwaan KPK terhadap Siti Aisyah. Dalam dakwaan disebutkan bila Siti Aisyah menerima uang dari Abdul Rozaq Muslim sebesar Rp 100 juta untuk kepentingan Pilgub Jabar.

Jaksa juga menanyakan ada tidaknya instruksi dari Dedi Mulyadi kepada anggota dewan fraksi Golkar untuk penyediaan telur ayam dan sarung untuk diberikan kepada masyarakat berkaitan dengan Pilgub Jabar.

"Masih dalam rangka Pilgub, apakah ada tugas kepada Ade Barkah untuk penyediaan sarung dibagikan ke masyarakat?" tanya jaksa.

"Tidak ada," kata Dedi.

"Apakah pernah menerima uang dari terdakwa Siti Aisyah terkait penyediaan sarung dan telur ayam dalam Pilgub Jabar sebesar Rp 100 juta?" kata jaksa menanyakan lagi.

"Tidak pernah," kata Dedi.

Dalam kesempatan itu, majelis hakim Surachmat kemudian membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Dedi Mulyadi. Dalam BAP-nya, disebut justru Siti Aisyah mendukung Ridwan Kamil.

"Saya tidak pernah meminta uang untuk pencalonan calon gubernur. Sepengetahuan saya, Siti Aisyah mendukung Ridwan Kamil," kata hakim membacakan BAP Dedi.

"Betul," jawab Dedi.

Sementara itu, Siti Aisyah diberi kesempatan hakim untuk menanggapi. Siti Aisyah menyebut bahwa keterangan Dedi Mulyadi tidak benar.

"Semua keterangan saksi tidak benar," kata Siti Aisyah melalui virtual.

Siti Aisyah menyebut bila dirinya pernah diminta untuk memberikan kontribusi sebesar Rp 300 juta yang uangnya kemudian dibawa ke Purwakarta. Siti Aisyah juga mengaku bila diminta kontribusi peningkatan survei dengan metode lima kali transfer dengan nominal Rp 10-15 juta untuk biaya timses.

"Saksi juga minta kontribusi empat unit laptop. Waktu itu diantar langsung ke pendopo," katanya.

Hakim lantas mengkonfrontir langsung pernyataan Siti Aisyah itu ke Dedi Mulyadi. Dedi membantah langusung keterangan Siti Aisyah.

"Saya tetap tidak pernah meminta apapun saat pencalonan Gubernur Jawa Barat," kata Dedi menjawab.

Simak juga 'KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Suap Bupati Indramayu Supendi':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mso)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT