Upaya Pulangkan Rokaya di Irak, BP2MI Koordinasi dengan Kedubes

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 13:43 WIB
TKI asal Indramayu yang bekerja di Irak minta dipulangkan ke Indonesia.
Rokaya, TKI asal Kabupaten Indramayu yang bekerja di Irak. (Foto: Istimewa)
Bandung -

Badan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandung akan berkoordinasi dengan kedutaan besar (Kedubes) Indonesia di Irak terkait TKI bernama Rokaya (40) yang sakit dan minta dipulangkan kepada Presiden Jokowi. Koordinasi ini termasuk upaya pemulangan TKI asal Indramayu itu.

"Kita menunggu, yang jelas kita sudah berkoordinasi dengan Kedubes di Irak, terkait hal ini," ucap Kepala BP2MI Bandung Erwin Rahmat saat dihubungi, Selasa (28/9/2021).

Erwin mengatakan pihak Kedubes di Irak nantinya mengecek kesehatan dari Rokaya. Saat ini, Rokaya mengeluh sakit dan ingin pulang.

"Ya, nanti setelah kedutaan besar Indonesia di Irak, berkoordinasi dengan pemerintah di Irak," kata dia.

Sementara itu terkait pemulangan, pihaknya juga menunggu hasil koordinasi dari Kedubes. "Kita menunggu, istilahnya itu direpatriasi ya. Dijemput oleh Kedubes Indonesia yang ada di Irak, berarti yang bersangkutan PMI-nya direpatriasi," tutur Erwin.

Sekadar diketahui, Rokaya yang bekerja di Arbil, Irak, meminta pulang ke Indonesia karena sakit. Dia memohon bantuan kepada Presiden Jokowi.

Dalam video amatir berdurasi 1 menit 49 detik yang diberikan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Rokaya mengeluh sakit di bagian leher hingga kepala belakangnya. Video itu dibuat oleh Rokaya dan ditujukan langsung kepada Jokowi.

(dir/bbn)