Korban Tewas Bentrok 2 Ormas Warga Sukabumi, Keluarga: Meninggal Ditabrak

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 21:49 WIB
Polisi melakukan pengamanan di lokasi bentrokan 2 ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi.
Foto: Polisi melakukan pengamanan di lokasi bentrok dua ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi (Ismet Selamet/detikcom).
Sukabumi -

Satu korban tewas bentrok ormas di perbatasan Sukabumi-Cianjur diketahui bernama Endang (48). Dari informasi yang diterima detikcom, korban merupakan warga Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

N, salah seorang kerabat korban mengatakan bahwa korban sebenarnya tidak pernah ikut campur ketika ada masalah antara dua ormas yang bertikai. Saat kejadian, korban tengah berusaha menyelesaikan masalah antara Ormas PP dengan BPPKB.

"Korban masih saudara, dari kabar yang saya terima kalau sepintas dia mau ngeberesin masalah. Anak BPPKB sweeping ke anak-anak PP. Karena anak-anak PP itu menuakan almarhum, dia enggak pernah ikut campur sebenarnya. Dia hanya mau menanyakan (ke BPPKB) kenapa disweeping, dia enggak bawa apa-apa ke (markas) sana itu enggak ada tujuan mau nyerang," ungkap N kepada detikcom, Minggu (26/9/2021).

N kemudian menyebut korban Endang tiba-tiba ditabrak menggunakan mobil. Tidak hanya itu korban juga diserang menggunakan senjata tajam. "Meninggal ditabrak," ucap N.

Menurutnya, Endang sudah meninggal dunia dan masih berada di rumah sakit. "Kalau meninggalnya di lokasi atau di rumah sakit saya belum dapat kabar," ucapnya.

N juga membagikan video detik-detik saat korban ditabrak mobil lalu tergeletak. Saat ditanya detikcom, N membenarkan bahwa itu korban saat mendapat penyerangan.

Sementara itu, sejumlah tetangga korban masih menunggu kedatangan jenazah dari rumah sakit. Engkong (63) salah seorang tetangga mengatakan, ia baru mendapat korban meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB.

"Tadi sore baru ada kabar bahwa tetangga saya itu meninggal di rumah sakit, infonya beliau ikut dalam kejadian bentrokan Ormas yang di perbatasan Sukabumi-Cianjur," ujar Engkong.

Hingga saat ini, sejumlah petugas kepolisian masih melakukan penjagaan di ruas jalan raya Sukabumi-Cianjur atau tepatnya di Bundaran Tugu Macan Sukalarang. Saat dikonfirmasi soal korban yang merupakan warga Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Zainal Abidin belum memberikan respons.

(sya/mso)