Cerita Angkie Yudista Nyaris Putus Asa soal Vaksinasi Disabilitas

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 16:32 WIB
Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia
Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Herd Immunity di Jabar Tuntas Desember 2021

Pemprov Jawa Barat menargetkan target herd immunity atau kekebalan komunal tuntas pada Desember 2021. Gebyar vaksin menuju target 32 juta jiwa terus dilakukan.

Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi COVID-19 Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, disabilitas juga merupakan salah satu kelompok yang mendapat prioritas vaksinasi.

"Memang kalau disabilitas umur 25 tahun ke bawah itu berada di SLB, tapi ada juga difabel yang di atas umur 25 tahun itu di bawah kementerian atau dinas sosial," ujar Dedi di SLBN A Cicendo.

Dedi mengatakan vaksinasi juga dilakukan dengan sistem door to door. Vaksinator mengunjungi disabilitas dari rumah ke rumah. Mengingat disabilitas itu memiliki kerentanan yang beragam.

"Tapi alhamdulillah sudah selesai hari ini, bahkan di Tasik itu kekurangan vaksin sekitar di 7 ribu yang dari difabel," kataya.

Khusus untuk disabilitas, Dedi mengaku, Jawa Barat mendapatkan 121 ribu dosis vaksin yang artinya untuk 61 ribu disabilitas. Sedangkan jumlah disabilitas di sekitar 30 ribu.

"Jadi penyuntikannya difabel dengan pendamping rumusnya," ujar Dedi menambahkan.

Ia mengatakan, vaksin untuk difabel menggunakan Sinopharm yang merupakan pemberian dari Raja Arab Saudi. Di mana awalnya vaksin itu akan digunakan untuk jemaah haji.

Mengingat tidak jadi digunakan untuk jemaah haji, maka vaksin tersebut dihibahkan untuk rakyat Indonesia yang disabilitas di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

"Dan capaian Jabar paling tinggi. Dan hari ini rencananya staf khusus kepresidenan akan memberikan penghargaan kepada pak gubernur atas upayanya untuk percepatan dan penuntasan vaksin untuk disabilitas," tutur Dedi.


(yum/bbn)