BNN Karawang Sebut 80 Persen Narkoba Masuk Lewat Jalur Laut

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 13:14 WIB
ilustrasi narkoba
Foto: Ilustrasi (iStock).
Karawang -

Kawasan pesisir Karawang menjadi jalur favorit bagi pengedar narkoba. Berdasarkan data BNN Karawang sekitar 80 persen narkoba masuk melalui jalur laut.

"Memang daerah pesisir Karawang saat ini 80 persen rawan penyebaran narkotika, seperti di Kecamatan Pakisjaya, Cilamaya, Tempuran dan Ciparage merupakan zona penyebaran dan penyalahgunaan narkoba," kata Kepala BNN Karawang Dea Rhinofa saat memberikan sosialisasi bahaya narkoba di Karawang, Selasa (21/9/21).

Menurut Dea, ada banyak kasus penyebaran narkoba dipasok melalui jalur laut Pesisir Karawang, dari wilayah Subang dan Bekasi.

"Jalur laut ini dipakai oleh para pengedar narkoba karena dianggap aman dari deteksi aparat, dan dari hasil ungkap dikirim dari Subang dan Bekasi," ucapnya.

Bukan hanya itu, narkotika jenis obat-obatan seperti Eksimer, tramadol juga masuk melalui laut. "Bukan hanya ganja dan sabu-sabu tapi juga obat-obatan seperti eksimer, tramadol dan obat batuk komik itu dibawa melalui jalur laut," ungkapnya.

Jenis obat-obatan ini dikatakannya, banyak dikonsumsi oleh para pelajar. "Kalau obat-obatan seperti itu karena harganya murah jadi disukai pelajar," katanya.

Oleh karenanya, dia sudah meminta aparat desa dan masyarakat sekitar pesisir untuk melapor apabila ada peredaran narkoba. "Dibutuhkan peran serta masyarakat pesisir dalam memerangi peredaran narkoba. Jika memang mengetahui peredaran narkoba bisa melaporkan kepada Babinsa dan Babinkamtibmas setempat," ujarnya.

(mso/mso)