Insinerator Buatan Jepang Dikembangkan Pemkot Bandung-UPI

Wisma Putra - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 18:12 WIB
Insinerator Buatan Jepang Dikembangkan Pemkot Bandung
Insinerator buatan Jepang. (Foto: Wisma Putra/detikcom)

Oded menyebut mesin tersebut masih dikembangkan supaya lebih ramah lingkungan. "Ini masih dikembangkan oleh UPI. Targetnya secepatnya, sebulanan. Harga belum, ini akan kita produksi di Kota Bandung kerja sama dengan UPI," kata Oded.

Ketua Laboratorium UPI Sriyono mengungkapkan keunggulan mesin tersebut. "Ini kapasitas produksi hanya setengah meter kubik, sama halnya dengan insinerator eksisting yang sudah ada, hanya yang jadi keunggulannya tanpa gunakan energi listrik. Pembakarannya gunakan alamiah, hanya dengan meningkatkan asupan oksigen yang masuk ke dalam ruang bakar utama, itu bisa dilakukan dengan teknologi magnet ini," ujarnya.

"Ini disebutnya low temperatur insinerator pembakarannya juga awet. Begitu nyala terus bakal habis (membakar sampah), jadi diisi terus kalau api nyala sampah terus diisi dan habis," ucap Sriyono menambahkan.

Untuk mesin pengolahan sampah yang tidak menggunakan listrik, awalnya harus membakar sampah kering seperti kita menyalakan tungku. Hasil pembakaran sampah ini, memiliki nilai ekonomis.

"Cara kerjanya kita harus bakar sampah yang kering dulu, supaya terjadi api. Kalau sudah muncul api, baru dimasukkan sampah baik sampah basah atau kering. Sampah yang masuk sini betul-betul tidak memiliki nilai ekonomi, terbakar habis dan nanti hasil pembakaran dalam bentuk abu. Abunya bisa dimanfaatkan lagi untuk paving block atau pas bunga," tutur Sriyono.


(wip/bbn)