Bidik Pasar Eropa, Kementan Genjot Produksi-Pengembangan Tanaman Hias

Ismet Selamet - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 15:30 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tinjau balai penelitian tanaman hias di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur
Foto: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tinjau balai penelitian tanaman hias di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur (Ismet Selamet/detikcom).
Cianjur -

Kementerian Pertanian melalui Balai Penelitian Tanaman Hias Cianjur menyebar 50 ribu bibit tanaman hias. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman hias untuk target ekspor ke negara subtropis, terutama di Eropa.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan puluhan ribu bibit tanaman hias tersebut akan diberikan pada petani dan pembudidaya tanaman hias.

"Dari 50 ribu bibit yang dihasilkan Lobang ini disebar dan dapat menghasilkan 1 juta tanaman hias," ucap Yasin Limpo saat ditemui di Balithi Cianjur, Kamis (9/9/2021).

Menurutnya tanaman hias tersebut akan diekspor ke berbagai negara subtropis, terutama Eropa. Sebab tanaman hias dari negara tropis, terlebih Indonesia memiliki daya tarik lebih, dari segi keindahan.

"Kita memiliki sumber daya alam yang bagus, sehingga kita menghasilkan bunga atau kembang tropis yang sangat indah bahkan diminati dunia," kata dia.

"Dan di masa COVID-19 ini, permintaan banyak, terutama dari orang yang berada yang sedang isolasi dirumah-rumah. Makanya kita genjot ekspor," tambah dia.

Dia menyatakan Kementerian Pertanian akan memaksimalkan potensi besar dari tanaman hias untuk ekspor. Balithi pun didorong untuk melakukan pengembangan ke depannya.

"Tidak hanya pengembangan dari jenis tanaman hias, Kementan bersama dengan anak muda di bidang startup dan eksportir muda terus bekerjasama mengoptimalkan pasar ekspor untuk tanaman hias ini," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan Kabupaten Cianjur memiliki potensi besar untuk pengembangan tanaman hias. Salah satunya Bunga Krisan.

Melalui dukungan Kementerian Pertanian, lanjut Herman, diharapkan dapat memaksimalkan potensi tersebut.

"Kita (Cianjur) punya potensi besar untuk tanaman hias. Bunga Krisan kita jadi langganan ekspor. Semoga bisa didukung lebih untuk memaksimalkan potensi tersebut," kata dia.

(mso/mso)