19 Nelayan Sukabumi Jadi Korban Kecelakaan Kapal di Perairan Maluku Utara

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 22:10 WIB
Nelayan selamat
Foto: Istimewa
Sukabumi -

19 orang nelayan asal Kabupaten Sukabumi dikabarkan menjadi korban kecelakaan laut di Perairan Maluku Utara. Dari data yang diterima belasan nelayan itu adalah ABK Kapal Motor (KM) HENTRI GT 195 yang berpenumpang keseluruhan 23 orang.

Informasi yang diperoleh detikcom saat ini para korban masih dalam pencarian Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon. Informasi itu sempat berseliweran di aplikasi perpesanan, detikcom kemudian mengkonfirmasi kebenaran informasi itu ke Koordinator Pos SAR Sukabumi Suryo Adianto. Dia menyebut informasi itu benar adanya.

"Ketika mendapat informasi itu, saya langsung melakukan pengecekan ke Korpos 6 Lea Basarnas Ambon dan ternyata memang informasi itu A1. 5 orang ditemukan dalam kondisi selamat sementara 18 lainnya masih dalam pencarian sebagian besar korban asal Sukabumi," kata Suryo kepada detikcom, Rabu (8/9/2021).

Berdasarkan catatan yang diterima detikcom, warga Kabupaten Sukabumi sebanyak 19 orang yang melakukan pelayaran sebagai nelayan yang melaut dari pelabuhan Muara Angke ke perairan Merauke. Saat dalam perjalanan mereka mengalami kebakaran kapal motor.

Kejadian kebakaran sendiri terjadi pada Jumat 3 September 2021 pukul 04.00 WIB di Perairan Maluku Utara. Untuk jumlah korban ABK asal Sukabumi berasal dari Kecamatan Cibadak 13 orang, Jampang Tengah 5 orang dan Kecamatan Caringin 1 orang.

Nama 5 orang korban yang selamat yang berada di Desa Tanimbar, Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara:

1.Ardian Rahman
2.Angga Pramudia
3.Hengki kurniawan
4.Asep Suryana
5.LA Asri

Nama nama korban belum ditemukan:

1.Adam Fauzan
2.Indra
3.Ade
4.Aripin
5.Andri
6.Hendar
7.Maman
8.Salim
9.Adam
10.Yudiansah
11.Heru
12.Hidin
13.Dede
14.Suherman
15.Yusup
16.Anggi
17.Yogi
18.Adam Cahya

(sya/mso)