Jabar Hari Ini: Sopir Mesum Tabrak Mati Satpam-Heboh Deklarasi FPI Versi Baru

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 20:48 WIB
Angkot Tabrak Mati Satpam
Foto: Angkot tabrak satpam (Syahdan Alamsyah/detikcom).
Bandung -

Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten menelan 41 korban jiwa. Kebakaran yang diduga dipicu dari korsleting arus listrik itu terjadi di penjara yang over penghuni.

Kemudian di Jawa Barat, ribuan sekolah menengah atas atau sederajat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Disdik Jabar menyebut sekolah telah menyiapkan dua skema.

Lalu apa saja yang terjadi di Jabar dan Banten hari ini? Berikut ulasannya:

PTM di Jabar, Disdik Siapkan Dua Skema Pembelajaran

Sebanyak 1.471 sekolah SMA dan SMK di Jawa Barat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) pekan ini. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) Dedi Supandi mengatakan, ada dua skema yang disiapkan sekolah untuk melakukan PTM.

Skema pertama, sekolah menerapkan pola shift dan yang kedua adalah pola blok. Pola shift biasanya digunakan untuk SMA, dan pola blok diterapkan untuk SMK.

"Yang menggunakan shift misalnya mereka melakukan seperti di SMA masuk jam 7 keluar 10.30. Setelah itu melakukan penyemprotan desinfektan. Dan ada teman-teman di SMK melakukan per pekan atau per blok," kata Dedi usai meninjau pelaksanaan PTM di SMKN 9 dan 13 Bandung, Rabu (8/7/2021).

Dedi mengatakan, pada gelaran PTM pekan ini hanya 25 persen siswa SMK yang bisa masuk. Hal itu, dikarenakan keterbatasan alat di SMK yang menyelenggarakan PTM. "Tapi kalau SMA sudah di atas 50 persen," ujarnya.

Pihaknya pun telah menugaskan agar sekolah membentuk tim Satgas Pencegahan COVID-19, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya klaster COVID-19 di kalangan pelajar.

"Kalau terjadi kasus di sekolah maka segera ditangani, segera laporkan ke puskesmas atau ke Satgas COVID," katanya.

Salah seorang siswa kelas XII SMK Negeri 3 Kota Bandung Nabila (15) menyambut baik diberlakukannya PTM. Pasalnya, selama ini interaksi yang dilakukan cukup terbatas di ruang virtual.

"KalauPPJ atau online itu susah ya buat kita yang jurusan tata busana.Materinya kalau dikasih lewat online susah buat dipahami. Kalau tatap muka seperti sekarang ini baru bisa benar-benar paham," ujar Nabila.

Lihat Video: Cegah Kebakaran, Petugas Lapas Nyomplong Sukabumi Cek Kelistrikan Hunian

[Gambas:Video 20detik]