Padat! Begini Data Penjara Overpenghuni di Banten

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 16:42 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Ilustrasi penjara (Foto: Thinkstock)
Bandung -

Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, menewaskan 41 narapidana (napi). Selain puluhan orang yang tewas, delapan narapidana mengalami luka berat dan 72 orang alami luka ringan dalam insiden yang terjadi pada Rabu (8/9/2021) dini hari tersebut.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, lapas yang terbakar tersebut mengalami overpenghuni. Ia menyebut bahwa lapas tersebut kelebihan penghuni hingga 400 persen. Disebutnya, saat kejadian terjadi, terdapat 2.072 tahanan dan narapidana yang berada di dalam Lapas Kelas 1 Tangerang.

Bila melihat data yang ditampilkan dari laman Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) Ditjenpas pada 8 September 2021, di dalam lapas Kelas I Tangerang itu dihuni 2.064 orang. Padahal daya tampung dari lapas tersebut hanya 600, artinya ada kelebihan penghuni sebanyak 245 persen.

Walau ada perbedaan data yang disampaikan Yasonna dan laman SDP Ditjenpas, tetapi overpenghuni di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan sedianya memberikan lampu kuning bagi lapas-lapas lainnya. Khusus di Banten, dari 12 penjara, 9 di antaranya ditandai label merah atau mengalami kelebihan penghuni.

Sembilan penjara itu yakni Lapas Kelas I Tangerang, Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang, Lapas Kelas III Rangkasbitung, Lapas Kelas II A Cilegon, Rutan Kelas I Tangerang, Rutan Kelas II B Pandeglang, Lapas Kelas II A Serang, Rutan Kelas II B Serang, dan Lapas Perempuan Kelas II A Tangerang.

Lapas yang paling padat yaituLapas Kelas ITangerang. Sebab, dari kapasitas 600, terisi 2.069 narapidana/tahanan.Rinciannya 5 orang tahanan dan 2.064 adalah narapidana dewasa lelaki.

Sedangkan penjara dengan populasi narapidana/tahanan yang paling banyak berada di Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang dengan jumlah 3.009 orang. Padahal, lapas tersebut memiliki kapasitas hunian maksimal 1.251, artinya ada over kapasitas sebanyak 141 %.

Sementara itu, untuk lapas yang paling sedikit jumlah tahannya berada di Lapas Terbuka Kelas II B Ciangir dengan jumlah penghuni sebanyak dua orang, sedangkan kapasitas maksimal lapas tersebut sebanyak 60 orang.

Api Muncul di Antara Kamar yang Terkunci

Yasonna menyebut kebakaran Lapas Tangerang melanda Blok C2. Ada beberapa kamar yang terkunci. "Nah, yang terbakar ini adalah Blok C2. Jadi itu model paviliun-paviliun. Di dalam satu blok itu ada beberapa kamar-kamar, ya, yang terkunci, ya. Ada beberapa kamar-kamar yang terkunci," kata Yasonna.

Yasonna menyebut kebakaran terjadi dini hari. Petugas pengawas di atas yang pertama kali melihat kebakaran Lapas Tangerang sebelum melaporkannya.

"Nah, terjadi kebakaran jam 01.45 WIB. Petugas melihat, petugas pengawas dari atas melihat kondisi itu terjadi api, langsung menelepon kepala pengamanan di sini, langsung menelepon pemadam kebakaran," ujar Yasonna.

Simak juga video 'Yasonna Sebut Lapas I Tangerang Kelebihan Napi 400%!':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)