RS Polri Terima 41 Kantong Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Firda Synthia - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 15:33 WIB
RS Polri terima 41 kantong jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang, Rabu (8/9/2021).
RS Polri menerima 41 kantong jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang. (Firda Cynthia/detikcom)
Jakarta -

RS Polri telah menerima 41 kantong jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang. Selanjutnya tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri akan mengidentifikasi 41 jenazah itu.

"Pada siang hari ini RS Polri telah menerima 41 kantong jenazah yang berisi 41 jenazah korban dari kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang tersebut, yang tentunya setelah diterima RS Polri, tim DVI akan melaksanakan tugas untuk melakukan identifikasi terhadap 41 jenazah tersebut," jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2021).

Proses identifikasi ini dilakukan untuk mencocokkan data antemortem korban tewas kebakaran Lapas Tangerang.

"Tentunya tim DVI bekerja didasarkan keilmuan dan pengalamannya, sehingga apa yang dihasilkan tim DVI dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Untuk mempermudah proses identifikasi, RS Polri membuka posko antemortem. Keluarga para korban tewas diharapkan datang ke posko tersebut untuk menyerahkan data-data antemortem para korban.

"Oleh karena itu, RS Polri telah membuka 1 pos antemortem, yaitu pos yang digunakan untuk mencari data-data sebelum korban meninggal dunia, baik data primer maupun sekunder," imbuhnya.

Seperti diketahui, kebakaran di Lapas Tangerang menewaskan 41 orang. Sementara itu, 81 orang mengalami luka-luka, terdiri atas 8 luka berat dan 73 luka ringan.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.45 WIB tadi. Kebakaran bisa dipadamkan setelah hampir 2 jam.

Sementara itu, Tim Puslabfor Polri masih meneliti penyebab kebakaran tersebut. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik.

(mea/fjp)