Puluhan Warga Karawang Keracunan Makanan, Salah Satunya Meninggal

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Sabtu, 04 Sep 2021 18:56 WIB
Puluhan warga Karawang keracunan makanan pengajian
Penampakan warga yang keracunan makanan di Karawang (Foto: Yuda Febrian)
Karawang -

40 warga Karawang diduga mengalami keracunan hidangan pengajian hingga harus dirawat. Akibatnya seorang tamu yang diketahui pembawa acara meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Karawang, Endang Suryadi mengungkapkan ada 40 warga yang diduga keracunan sajian makanan, dan satu orang meninggal dunia.

"Dari data sementara, itu ada 40 warga yang diduga keracunan karena makanan di acara pengajian muharaman di Majlis Taklim Nurul Huda, Desa Cikampek Utara, dan di dalamnya juga ada giat santunan anak yatim, kejadian itu pun satu orang meninggal dunia, kata keterangan desa, almarhumah itu, pembawa acaranya," kata Endang saat diwawancarai di Kantor Puskesmas Kecamatan Kota Baru, Sabtu (4/9/2021).

Lanjut Endang, 40 warga itu tersebar di tiga desa, yakni Desa Cikampek Kota, Desa Pucung, dan Desa Cikampek Utara.

"Jadi dari 40 orang yang diduga keracunan ada 18 orang dirawat di Rumah Sakit Izza ada 3 orang, di UPTD Puskesmas Kota Baru ada 11 orang, di Puskesmas Cikampek 3 orang, di Rumah Sakit dr Abdul Razak Purwakarta, atau Thamrin itu ada 1 orang, tapi itu kemungkinan bisa bertambah, dan berkurang," terangnya.

Sementara itu, ada satu anak, mengalami sesak nafas, tengah dirawat ruang ICU di Rumah Sakit Izza.

"Satu anak usianya belasan tahun, yang keadaannya berat, karena mengalami sesak nafas dirawat di ruang ICU di Rumah Sakit Izza," katanya.

Ia juga menambahkan, kronologis kejadian itu pada Kamis (2/9) sekitar pukul 13.00 sampai dengan 15.00 WIB.

"Jadi dari sejak malam Jum'at, ada dua, sampai 3 orang berobat ke bidan desa mengeluh mengenai perutnya, mual, sakit perutnya, mual dan pusing, sampai muntah-muntah, sampai terus dibawa ke Puskesmas, dan juga ada yang langsung dilarikan ke rumah sakit, salah satunya yang meninggal dunia itu, dia dibawa ke Rumah Sakit Siloam," tandasnya.

Sebelumnya, dari pantauan detikcom, ada 11 warga dirawat inap di Puskesmas Kota Baru, sementara dari keterangan warga, belasan warga lainnya tengah dirawat di tempat yang berbeda.

"Ada kurang lebih 60 warga yang ikut pengajian muharaman, dan setahu saya ada juga, warga yang dirawat ada di Rumah Sakit Izza, Rumah Sakit Sentul, Rumah Sakit Thamrin Purwakarta, dan Klinik Safira," ujar Nurjanah warga yang dirawat inap di Puskesmas Kota Baru, saat diwawancarai.

Lanjut Nurjanah, kejadian terjadi, usai memakan makanan di pengajian Muharaman, pada Kamis (2/9) kemarin. Kemudian, Nurjanah merasakan sakit perut, pusing dan mual, tidak selang beberapa jam setelah perawatan di rumah, ia lalu dibawa ke Puskesmas Kota Baru.

"Jadi kejadiannya itu, pas sudah makan makanan dari pengajian muharaman, pas Kamis kemarin, terus saya makan nasi sama lauk pauknya di rumah, jam 2 dini hari, setelah sejam, saya rasakan sakit perut sama mual, dan ingin buang air besar terus sempat dirawat di rumah, terus makin parah, saya langsung dibawa ke Puskesmas," ungkap Nurjanah.

(mud/mud)