Uji Coba Ganjil Genap di Puncak Bogor, Ratusan Kendaraan Diputarbalik

M Solihin - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 18:06 WIB
Ganjil genap di Puncak Bogor, ratusan kendaraan diputarbalik
Ganjil genap di Puncak Bogor, ratusan kendaraan diputarbalik (Foto: M Solihin)
Bogor -

Uji coba sistem ganjil genap untuk kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Bogor mulai diberlakukan, Jum'at (3/9/2021). Di hari pertama ujicoba ganjil genap ini masih banyak warga yang belum tahu ada sistem ganjil genap di kawasan Puncak.

Pantauan detikcom di simpang Gadog, sistem ganjil genap mulai diberlakukan kembali pada sore hari sekitar pukul 15:00 WIB. Puluhan petugas gabungan TNI Polri, Dishub dan Satpol PP Kabupaten Bogor bersiaga dan memeriksa kendaraan yang melaju ke arah Puncak. Sesuai tanggal hari ini, kendaraan yang dibolehkan mengarah ke kawasan wisata Puncak adalah kendaraan bernopol ganjil.

Puluhan kendaraan nampak diputar balik karena nopol kendaraannya berujung genap. Pemeriksaan dilakukan terhadap semua kendaraan, baik roda 4 maupun roda 2. Selain memeriksa nopol kendaraan, petugas juga memeriksa sertifikat hasil vaksin pengendara dan penumpangnya. Dari beberapa pengendara yang diperiksa, tidak ada satupun yang diputarbalik karena belum divaksin.

Adanya proses pemeriksaan yang berlapis, yakni pemeriksaan nopol dan sertifikat vaksin, membuat arus lalulintas di simpang Gadog dari arah tol Jagorawi dan arah Ciawi mengalami kemacetan parah. Beberapa kali, petugas meloloskan kendaraan yang mengarah ke Puncak tanpa pemeriksaan sertifikat vaksin. Alasannya, untuk mengurangi kemacetan.

"Siang hari ini kami laksanakan uni coba pertama sistem ganjil genap di kawasan puncak, dimana kita melakukan pemeriksaan yang pemeriksaannya sendiri berdasarkan pada tanggal hari ini. Hari ini tanggal tiga, artinya tanggal ganjil, maka kendaraan yang dibolehkan masuk ke kawasan Puncak adalah kendaraan bernopol ganjil," kata Dicky di Simpang Gadog, Jum'at (3/9/2021).

Terkait pemeriksaan surat vaksin, memang vaksin dijadikan syarat perjalanan mutlak. Dimana orang-orang harus memiliki aplikasi peduli lindungi dan menunjukkan sertifikat vaksin sebagai bukti dia telah divaksin. Kami memeriksa dan mendorong masyarakat untuk terlibat vaksin," imbuhnya.

Dicky menyebut, evaluasi akan dilakukan malam ini agar pelaksanaan ujicoba ganjil genap di kawasan Puncak berjalan maksimal dan dapat mengurangi mobilitas warga menuju kawasan Puncak.

"Untuk jumlah kendaraan yang kita putarbalik masih kita data. Karean penyekatan dan pemeriksaan tidak hanya di Gadog. Ada penyekatan di GT Ciawi, di GT Cibanon, di kawasan Sentul, Bukit Pelangi, kita masih data. Tapi sejauh ini lebih dari 300 kendaraan yang diputar balik," kata Dicky.

(mud/mud)