Mimpi Gadis Disabilitas Jago Gambar, Punya Peralatan Lukis-Alat Bantu Dengar

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 14:30 WIB
Dila memperlihatkan karya lukisnya.
Foto: Dila memperlihatkan lukisan karyanya (Syahdan Alamsyah/detikcom).
Sukabumi -

Siti Nurpadila (17), gadis tunarungu jago lukis asal Kampung Babakan Paladang, RT 06 RW 03, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mempunyai mimpi dan keinginan yang bisa menunjang bakatnya.

Hal itu disampaikan Ela Maryati (39), ibunda Dila yang menceritakan keinginan putrinya soal peralatan lukis dan alat bantu dengar. Soal alat bantu dengar, Ela mendapat kabar dari dokter yang menangani Dila bahwa putrinya itu bisa mendengar kembali jika dibantu alat tersebut.

"Jadi anak saya ini sudah lama ingin peralatan lukis, di rumah sebenarnya ada hanya kata Dila beda dengan yang di sanggar. Kalau di rumah hanya alat buat sketsa saja kalau dia melukis di rumah tapi enggak suka dilanjutin katanya enggak ada alatnya," tutur Ela kepada detikcom, Kamis (2/9/2021).

Harapan lain juga muncul dari Ujang Supyandi (43), ayah Dila yang mendengar dari tim medis jika pendengaran anaknya bisa kembali membaik kalau mendapat perawatan dan penanganan medis.

"Mungkin waktu dibawa ke Bunut (RSUD R Syamsudin SH) dokter mengatakan ada kemungkinan Dila bisa mendengar lagi. Nah itu yang ayahnya dan Dila inginkan alat bantu dengarr. Karena selama ini dari kecil Dila hanya dibawa ke alternatif belum ketahuan belum bisa mendengar. Kemarin dibawa ke Bunut ada kemungkinan Dila bisa mendengar, ini ada surat rujukannya," ucap Ela.

Ela berprofesi sebagai guru honorer di madrasah, sementara suaminya adalah penjual makanan keliling. Kondisi ekonomi mereka tak sanggup memenuhi keinginan anak pertama dari tiga bersaudara itu.

"Kalau kami bingung terus terang saja, yang membuat kami sedih itu jangankan untuk alat dengar untuk peralatan lukis saja kita sudah kepayahan. Saya selalu bilang, Dila nanti saja karena alat lukis juga enggak murah, kalau alat bantu dengar pernah ada ada bantuan dari SLB tempat Dila sekolah tapi waktu dipakai sakit, kepala sakit, waktu dibilangin sama dokter di Bunut katanya alat dengar biasa sakit ke telinga dan kepala, enggak tahu yang bagaimana yang bagusnya," ungkap Ela.

Diketahui, Dila berhasil meraih berbagai penghargaan dari karya lukisnya. Sederet prestasi yang terbilang membanggakan telah diraih Dila, di antaranya juara 2 FLS2N tingkat provinsi tahun 2020, juara 2 Jabar Fest tahun 2021, juara 1 FLS2N tingkat Provinsi Jabar tahun 2021 dan juara 1 FLS2N tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2020-2021.

"Perasaan saya bangga sedih, sedihnya tidak menyangka dari kecil kalau di rumah kalau ada buku ada apa ngoprek waktu ketahuan bakat Dila waktu sudah SD, suka ikut lomba sama gurunya ngelukis pakai alat cair waktu SMP waktu ada pak Idhar (guru pendamping) suka ikut lomba," ujar Ela.

(sya/mso)